loader image

Bupati Lantik Ratusan Pejabat Fungsional Melalui Vicon

Melantik  – Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta saat melantik dan mengambil sumpah ratusan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Tala, antara lain dilakukan melalui video conference. vidcom

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta melantik dan pengambil sumpah janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Tala, Rabu (13/5), melalui video conference (vicon) dari beberapa tempat.

“Saya berharap meski pelantikan melalui Vidcon ini hendaknya tidak mengurangi arti dan tujuan dari pe­nga­m­bi­lan sumpah dan pelantikan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Tala kali ini,” ujar Sukamta.

Peserta yang diambil sumpahnya dan dilantik sebanyak 231 orang, disebar di beberapa tempat dan ke­camatan. Di Pelaihari ada tiga tempat, di Kantor Kecamatan Pe­laihari, gedung Sarantang Saruntung dan ruang Barakat Kantor Bupati Tala.

Selebihnya dilakukan di Kantor Kecamatan Kintap, Jorong, Takisung, Tambang Ulang, Bati-Bati dan Bumi Makmur. Bahkan ada dua orang PNS yang terpaksa melakukan vidcon secara mandiri dari rumah masing-masing, karena berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pe­ngem­ba­ngan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tala, Hairul Rijal kegiatan yang dilakukan sudah mengikuti standar protokol kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19.

“Dalam posisi seperti ini kita tetap harus bekerja dan tentu harus mengikuti protokol yang berlaku. Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik,” ujar Hairul.

Dikatakannya meski ini adalah kali pertama melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan melalui vidcon, pihak BKPSDM mengakui jika kegiatan dapat berjalan lancar karena mendapat dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta pihak kecamatan.

Persiapan yang dilakukan pun menjadi tidak biasa, karena harus berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk kesiapan dan kemampuan sinyal dalam menggelar vidcon.

Sementara di ruang Barakat sendiri diwakilkan enam orang PNS yang didampingi langsung dengan para rohaniawan dari Agama Islam, Katolik, Protestan dan Budha. Per­wa­ki­lan PNS dan para rohaniawan pun semuanya menggunakan masker. can/ani