loader image

Antisipasi Covid-19, RSUD Ulin Tambah Ruang Perawatan

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin, Muhammad Syah Jehan.

BANJARBARU – Dalam ra­ng­ka meng­an­t­isipasi pe­ni­ng­kat­an jumlah pasien Covid-19, RSUD Ulin Banjarmasin me­la­ku­kan pe­nam­bahan ruang pe­ra­wat­an khusus pe­na­ng­anan pa­sien Corona.

“Rencana mulai besok akan di­mu­lai pe­ng­erjaan ruang baru ba­gi pasien Covid-19 di lantai 4 dan 5 RSUD Ulin,” ujar Wa­kil Di­rektur Umum dan Ke­u­angan RSUD Ulin Ban­jar­masin, Muhammad Sjah Jehan, Jumat (15/5) siang di Ban­jarbaru.

Diperkirakan dengan pe­ng­erjaan mo­di­fi­kasi ruang lantai 4 dan 5 tersebut akan mam­pu menambah 50 ruang perawatan lagi ba­gi pasien Covid-19. Sebelumnya jumlah ru­ang pe­ra­watan khusus pasien Covid-19 se­banyak 75 ruang. “Itu ter­masuk dengan ru­ang ICU pasien Covid-19,” tambah Je­han.

Penambahan ruang pe­ra­watan tersebut ber­tujuan untuk mengantisipasi lonjakan pa­sien Covid-19 yang dirawat d RSUD Ulin. “Penambahan ruang pe­ra­watan Covid-19 ada­lah arahan langsung dari Gugus Tugas Per­cepatan Penanganan Covid 19 Kalsel,” te­rang Jehan.

Penambahan ruang pe­ra­wat­an sangat di­perlukan meng­ingat RS Ulin bukan hanya me­la­yani pa­sien Covid-19, tapi juga pasi­en pen­yakit lainnya. “Ruang perawatan baru ju­ga akan di­l­engkapi dengan  fas­i­litas penun­­jang yang akan dia­lokasikan ke­tersediaannya oleh tim gugus tu­gas provinsi,” kata Jehan.

Untuk penanganan pasien Covid-19, RSUD Ulin Ban­jar­ma­sin sebagai RS ru­jukan Covid-19 menyediakan IGD khu­sus de­ngan fasilitas 7 kasur dan menempatkan se­kitar 20-an tenaga medis baik dokter mau­pun perawat di ruang IGD. “Jadi terpisah de­ngan ruang IGD umum, ada IGD khusus pa­sien Covid yang ditempat se­kitar 20 tena­ga medis,” ujar Je­han. ary/ani