loader image

Petugas Pos Perbatasan Diharap Tetap Humanis

MARTAPURA – Di pos perbatasan dalam rangka pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Sabtu (16/5) ini diperkirakan akan banyak menemui berbagai situasi dan kondisi. Diharapkan para petugas tetap mampu menahan emosi dan berlaku humanis kepada warga masyarakat.

Sekda Kalsel Harris Makkie berpesan kepada gugus tugas Kabupaten Banjar, Batola dan Banjarbaru agar dalam pengamanan perbatasan, diharapkan bisa lebih tegas agar tak terbentuk cluster baru Covid-19. Diharapkan bisa lebih baik dari Kota Banjarmasin. Mesti ada kesamaan dan kesatuan sikap semua elemen dalam pelaksanaan PSBB. Petugas juga diharapkan tetap bisa mengontrol emosi dan bersikap humanis kepada masyarakat.

Sedangkan Sekda Banjar M Hilman menegaskan Kabupaten Banjar sudah melakukan beberapa tahapan seperti pemberian jaring pengaman sosial. Koordinasi demgan kecamatan,  penanganan kesehatan lebih masif dan suplay rapid test juga sudah banyak,  sehingga diharapkan PSBB bisa efektif. Dia meminta peran serta masyarakat di Kabupaten Banjar untuk disiplin dan memperhatikan segala ketentuan yang diberlakukan pada PSBB.

Sementara Ketua Satgas Pengamanan PSBB Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar Letkol Arm Siswo Budiarto mengatakan, posko PSBB atau pos check point ada tiga titik yang melibatkan personel gabungan dari Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Tiga titik itu yakni, di SPBU Gubernur Soebardjo, di depan Q Mall, dan Indomaret di Kelurahan Sungai Ulin. Untuk Posko PSBB di wilayah Banjarbaru terdiri dari empat titik yakni SPBU Km 17, u turn Kompleks Citra Graha, SPBU Landasan Ulin Selatan jurusan Pelaihari, simpang tiga Bangkal Kecamatan Cempaka, dan Karang Anyar-Amaco. Sedangkan untuk wilayah khusus Kabupaten Banjar ada empat titik yaitu wilayah Sungai Lulut di simpang Empat Sungai Tabuk, Pal 7 depan Giant, Basirih dan Jalan A Yani Pasar Astambul.

Untuk melintasi seluruh Posko PSBB ini, kata Letkol Arm Siswo Budiarto, bagi warga Banjarbaru yang bekerja di Kabupaten Banjar ataupun sebaliknya harus membawa surat pengantar RT atau dari surat tugas dari kantor.

Mengenai banyaknya jalan kecil atau jalan tikus menuju Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, petugas pengamanan juga sudah berkoordinasi dengan gugus tugas kecamatan dan kelurahan serta RT/RW agar bisa menjaga wilayah masing-masing.

“Untuk jalan-jalan tikus yang menghubungkan Kota Banjaarbaru dan Kabupaten Banjar, akan di jaga oleh Gugus Tugas Kecamatan dan Kelurahan. Juga didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah tersebut,” ujar Dandim 1006 Martapura.

Aturan PSBB

– Protokol kendaraan, mobil kapasitas 50 persen dari alokasi muatan dan ada pembatasan jarak antar penumpang, motor bisa berboncengan asal dengan keluarga inti (istri/suami,anak,orang tua)

– Wajib menggunakan masker

– Bila ada keperluan keluar wilayah agar membawa surat rekomendasi dari aparat RT/RW/lurah/camat setempat

– Untuk ASN/TNI/Polri/BUMN dan tenaga profesi kesehatan, jurnalis agar bisa disiapkan kartu identitas/surat tugas/id card sebagai tanda pengenal di samping KTP/KTA

– Bila tidak ada kepentingan dan keperluan mendesak mohon untuk tetap di rumah

– Mohon dukungan agar PSBB kita dapat berjalan dengan optimal

– Tetap semangat, jaga kondisi dan kesehatan.adi/rds