loader image

Bupati Bagikan BLT Dana Desa Kandangan Lama

BLT – Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta saat menyerahkan secara simbolis bantuan langsung tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa (DD). ant

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta secara sim­­bolis membagikan bantuan lang­sung tunai (BLT) yang be­rasal dari Dana Desa (DD) ke­pada 40 warga di Desa Kan­da­ngan Lama, Kecamatan Pa­nyi­patan, Selasa (12/5).

Usai melakukan pem­ba­gian secara simbolis, Bupati Tala me­nyambangi kediaman Bah­rani salah satu warga Desa Kan­dangan Lama penerima BLT, tampak bangunan yang terbuat dari kayu tersebut mulai terlihat lapuk, di bagian dalam rumah pun hanya sekitar 50 persen bagian rumah ter­se­but yang memiliki lantai semen, sedangkan sisanya masih be­ra­laskan tanah.

Sukamta datang me­ngu­n­ju­ngi warganya tersebut dan menyerahkan secara langsung BLT sebesar Rp600 ribu dan me­nempelkan stiker tanda sebagai penerima BLT DD.

Bahrani mengatakan, senang dan bersyukur setelah menerima uang dari pemerintah Desa Kandangan Lama tersebut. “Setelah menerima uang Rp600 ribu akan digunakan membeli kebutuhan pokok sehari-hari, Al­hamdulilah saya sangat ter­bant­u dengan bantuan ini,” ujarnya.

Bahrani dan istri yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani lepas pun mengaku pendapatannya tak menentu, apalagi keduanya memiliki dua orang anak yang harus dinafkahi.

“Lahan sendiri saya tidak punya dan selama ini bekerja cuma menjadi buruh di lahan pertanian orang lain dan men­da­pa­tkan upah dari situ,” jelasnya.

Bupati Tala, H Sukamta me­ngung­kapkan bahwa dana desa saat ini difokuskan untuk tiga hal saja yaitu, BLT penanganan Covid-19 dan pembangunan desa. Ia mengakui dampak Co­vid-19 ini sangat besar dan terasa di berbagai lini termasuk pe­re­ko­nomian warga desa.

“BLT disalurkan karena dam­pak virus corona yang luar biasa berimbas pada sektor eko­nomi masyarakat, banyak warga yang kehilangan mata pen­ca­ha­rian apalagi warga yang kurang mampu sebelumnya, inilah kita bantu agar mereka bisa memberi ke­butuhan pokok sehari-hari dan dimanfaatkn dengan sebaik-baiknya,” harap Sukamta.

Sukamta menegaskan bahwa de­finisi adil bukanlah membagi rata menempatkan sesuatu sesuai dengan porsinya, menurutnya dalam pembagian bantuan sosial ti­dak bisa dibagi rata, melainkan di­berikan hanya kepada yang layak menerima bukan soal bagi rata. “Adil itu bukan soal bagi rata, namun harus kita tempatkan ke­pada siapa yang benar-benar layak dan memerlukan bantuan tersebut,” ujarnya.

Sukamta meminta para ke­pa­la desa (Kades) agar mem­be­rikan sti­ker atau tanda kepada rumah warga yang menerima bantuan sosial jenis apapun, hal tersebut agar data penerima bantuan sosial lebih transparan dan masyarakat luas bisa melihatnya secara langsung.

Pada kegiatan itu, turut hadir Kepala Dinas Usaha Kecil Menengah, Koperasi dan Per­da­gangan Kabupaten Tala, H Syah­rian Nurdin, Camat Panyipatan, Agus Setiyo dan Kepala Desa Kan­dangan Lama, Bahtiar. can/ani