loader image

Sudah 23 Orang Meninggal karena Covid-19

Rapid Test Kembali Akan Dilakukan di Sentra Antasari

MACHLI RIYADI

BANJARMASIN – Perkembangan kasus Covid-19 di Banjarmasin semakin memprihatinkan. Dalam kurun waktu tiga hari yakni terhitung dari Minggu (10/5) hingga Rabu (13/5), jumlah pasien serta orang meninggal karena Covid-19 meningkat.

Jubir tim gugus tugas per­cepatan penanggulangan pen­yebaran virus Covid-19 kota Banjarmasin,  Machli Riyadi mengatakan, jumlah kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 447 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 66 orang,  Orang Tampa Gejala (OTG) berjumlah 374 orang.

Kemudian terkonfirmasi positif sebanyak 93 orang, pasien sembuh 6 orang dan meninggal yang minggu lalu sebanyak 18 orang menjadi 23 orang. 

“Dalam kurun tiga hari tersebut, jumlah penyebaran Covid-19 semakin cepat dan jumlahnya bertambah terus,” ujar Macli, Rabu (13/5).

Kemudian melihat hasil perkembangan klaster Antasari,  pihaknya melacak ditemukan 11 orang positif Covid-19 dan 5 orang meninggal dunia. 

Karena pasien yang me­ninggal lebih tinggi daripada yang sembuh, maka ia kembali meng­ingatkan bahwa dalam upaya memutus penularan Covid-19 perlu dukungan semua pihak, terutama masyarakat.

Peran masyarakat dalam disiplin menjalankan peraturan PSBB seperti tinggal di rumah, menjaga jarak atau menghindari kerumunan serta rajin mencuci tangan, adalah penting untuk dilakukan.

“Peran masyarakatlah se­bagai garda terdepan yaitu masyarakat melalui RT/RW serta Satgas kelurahan bergerak lebih kuat,” katanya.                 Mengingat penyebaran Covid-19 sangat cepat, dinas kesehatan kembali akan melacak rapid tes ke masyarakat di pasar Sentra Antasari.

Baca juga :  Pemko Banjarmasin Gelar Rembuk Stunting

“Rencananya empat titik dengan target 400 orang yang di­pilih secara acak akan dilaku­kan rapid test pada Kamis ini,” jelas Machli yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. via