loader image

Advertorial Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Utara Ke – 68

Anisah Wahid Bagikan Sembako untuk Pengrajin Masker

SERAHKAN SEMBAKO – Ketua PKK HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid menyerahkan bantuan sembako kepada pengrajin masker di kota Amuntai.

AMUNTAI – Dekranasda Ka­bu­paten Hulu Sungai Utara (HSU), menyerahkan bantuan sem­bako kepada pengrajin mak­ser di kota Amuntai.

Bantuan yang diserahkan Ke­tua Dekranasda kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah Wa­hid, merupakan bantuan dari pe­ng­urus Dewan Kerajinan Nas­i­o­nal Pusat.

Ketua Dekranasda Kabupaten HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid me­ngatakan, penyerahan bantuan sem­bako ini untuk pengrajin mas­ker yang ada di kota Amun­tai.

Kepedulian pengrajin masker ini, dikarenakan kesulitannya mas­ya­rakat kabupaten HSU un­tuk mendapatkan masker di apo­tik dan toko, sehingga pengrajin tergugah untuk membuat masker ka­in untuk masyarakat yang mem­butuhkan.  “Pengrajin masker sangat mem­bantu pemerintah daerah mau­pun masyarakat kita di wi­la­yah kabupaten HSU,” ujarnya.

Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Pusat mengapresiasi par­a perajin atau pelaku usaha pem­buatan masker kain dibe­r­ba­g­ai daerah atas partisipasi me­reka dalam pencegahan wabah Vi­rus Corona Diserse (COVID-19) dengan memberikan bantuan pa­ket sembako kepada mereka.

“Bantuan Dekrasda sebagai ben­tuk apresiasi dan peng­har­ga­an kepada para perajin masker­ ka­rena turut membantu pe­me­rin­tah dalam menggaungkan pe­ng­gu­naan masker ditengah wabah COVID 19 kepada masyarakat,” se­butnya.

Anisah menyampaikan ber­da­sarkan data dari Dis­pe­rin­dag­kop dan UKM sebanyak 11 buah usa­ha produksi masker ber­kem­ba­ng di Kecamatan Amuntai Te­ng­ah sebanyak tiga kelompok usa­ha , Amuntai Selatan dua ke­lom­pok, Danau Panggang tiga ke­lompok, Sungai Pandan satu ke­lompok dan Haur Gading se­banyak dua kelompok.

“Setiap hari para produsen mas­ker bisa memproduksi 50 hi­ngga 250 buah perharinya de­ngan harga jual per buah Rp8000,” terangnya.

Turut hadir dalam pen­yerahan sembako Ke­tua Bha­ya­ngkari HSU Ny Dinar Pipit Su­biyanto turut menyerahkan ban­tuan sembako dari Dekranas Pu­sat kepada Perajin Masker. suf/mb06

Nelayan Raih Desa P2WKSS dan KSI

AMUNTAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Su­ng­ai Utara (HSU), raih penghargaan Desa P2WKS dan KS19. Adapun Desa yang me­ng­ha­rumkan nama kabupaten HSU, yakni Desa N­e­layan Kecamatan Sungai Tabukan meraih P2WKSS dan KSI.

Adapun keberhasilan Desa Nelayan, berhasil mem­berdayakan peran perempuan dalam men­se­jahterakan keluarga dan menuntukan angka ke­ma­tian ibu dan bayi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Per­lindungan Anak (DPPPA) Kabupaten HSU Hj Gusti Iskandariah mengatakan, Desa Nelayan ber­hasil meraih predikat utama sebagai pelaksana pada lomba desa P2WKSS dan Kecamatan Su­ng­ai Tabukan meraih penghargaan utama se­b­a­gai Kabupaten Sayang Ibu (KSI) tingkat Ka­li­man­tan Selatan 2019.

“Sebanyak 29 perempuan kepala keluarga, te­lah diberdayakan di Desa Nelayan diberi pe­la­tihan menjahit dan sekarang memiliki usaha sen­diri,” sebutnya.

Ia mengatakan, kaum wanita yang di­ber­da­yakan diantaranya sebanyak 15 kk memang ter­go­l­ong miskin sehingga melalui pembinaan prog­ram P2WKSS sekarang kehidupan ekonomi me­re­ka lebih baik.  “Jadi kaum wanita di Desa Nelayan menjadi mo­tor penggerak dalam mensejahterakan ke­lu­ar­ganya,” ujarnya.

Sementara itu, melalui program KSI di­ke­ca­mat­an SungaiTabukan selama satu tahun berjalan ini sudah tidak ditemukan lagi kasus ibu dan ba­yi meninggal dunia, sehingga kecamatan ini la­yak mendapat penghargaan sebagai pelaksana uta­ma pada program KSI.

“Pembinaan program P2WKSS dan KSI sengaja kita laksanakan satu wi­layah kecamatan untuk mempermudah pem­bi­naan,” katanya.

Gusti menambahkan, Penghargaan diterima la­ng­sung oleh kepala desa dan Ketua PKK Ne­la­yan dan Camat Sungai Tabukan serta Ketua TP PKK Sungai Tabukan disaksikan Kepala DPPPA Kabupaten HSU Hj Gusti Iskandariah be­serta jajaran. suf/mb06

Warga Terdampak Covid19, Dinas Sosial kan Salurkan Bansos

AMUNTAI – Dinas Sosial Kabupaten Hulu Su­ng­ai Utara (HSU), akan kembali men­ya­lu­rkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sem­bako bagi warga kurang mampu yang ter­dampak wabah Virus Corona (COVID 19).

Dinas Sosial bekerjasama dengan TP PKK kabupaten HSU, dalam rangka Hari Ke­sa­tuan Gerak PKK tahun 2020. Adapun pa­ket yang dibagikan bagi kader PKK tin­g­kat ekonomi berpendapatan rendah.

“Insya Allah nanti akan kita salurkan kem­bali bantuan paket sembako bagi warga ku­rang mampu lainnya yang terdampak COVID 19,” ujar Kepala seksi pengelolaan Dar­ta dan PFM Dinsos HSU Muhammad Zaky Mubarak di Amuntai.

Zaki panggilan akarabnya me­nam­bah­kan, program bantuan paket sembako ini se­be­narnya rutin dilaksanakan Dinsos HSU se­tiap tahun khususnya bagi warga kurang mam­pu yang sudah terdaftar dalam Data Ter­pa­du Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Zaky menginformasikan untuk pen­ya­lur­an paket sembako akan disalurkan untuk wi­la­yah perkotaan dan perdesaan. “Pen­ya­lur­an paet sembako perdesaan sebanyak 387 pa­ket yang disalurkan dalam tiga kali ke­gi­atan, sedangkan untuk perkotaan sebanyak 360 paket sembako juga dalam tiga kali kegi­atan penyaluran,” sebutnya.

Selain itu, paket bantuan sembako yang di­salurkan sudah termasuk 129 paket yang disalurkan kepada kader PKK. Penyaluran dilakukan melalui Dinas Sosial sebagai per­panjangan tangan dari Kementerian Sosial agar bantuan tepat sasaran.

Sementara itu, berdasarkan rapat ko­or­dinasi Kementerian Sosial dengan para Gubernur, walikota dan bupati melalui video teleconference yang juga turut diikuti Bu­pati HSU H Abdul Wahid HK dan Ke­pala Dinsos HSU Rizali Eswansyah di Mess Negara Dipa Amuntai, Gubernur Kal­sel H Sahbirin Noor menyampaikan akan menyalurkan paket sembako bagi mas­ya­rakat Kalsel terdampak COVID 19 se­ban­yak 170.000 paket. suf/mb06

Sukses Turunkan Stunting, Bupati Raih Penghargaan

PRESTASI BUPATI – Bupati HSU H Abdul Wahid HK dan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor usai menerima penghargaan karena berhasilnya menurun Stunting di kabupaten HSU.

AMUNTAI – Bupati HSU H Ab­dul Wahid HK menerima pe­ng­hargaan dari Pemerintah Pro­vinsi Kalimantan Selatan sebagai ka­b­upaten paling inovatif dalam pe­laksanaan knvergensi in­ter­vensi penurunan stunting ter­i­n­tre­grasi untuk kategori kinerja ka­bu­paten /kota di Kalimantan Se­latan pada 2019.

Kedua penghargaan ini di­se­rah­kan langsung oleh Gubernur Kal­sel H Sahbirin Noor kepada B­u­pati HSU pada kegiatan rapat ker­ja di Gedung DR H Idham Kha­lid di Banjarbaru belum lama ini. “Prestasi yang diraih berkat ker­jasama semua pihak, sehingga ang­ka stunting dapat segera di­tu­runkan,” Ujar Wahid.

Wahid mengatakan, Ka­bu­pa­ten HSU pernah tertinggi kasus stun­ting pada 2013 namun berkat k­o­mitmen pemerintah daerah, du­ku­ngan dan kerja sama seluruh SKPD terkait serta partisipasi mas­y­arakat maka upaya me­nu­run­kan angka stunting bisa di­la­ku­kan dengan cepat.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor men­yam­pai­kan apresiasi dan penghargaan kepada pe­me­rin­tah kabupaten/kota atas ki­ner­ja dan capaian prestasi pe­me­rin­tah provinsi dan kabupaten/kota.

“Saya berharap kinerja ini tetap diper­ta­han­kan dan di­ti­ng­kat­kan untuk mendukung prog­ram pemerintah khususnya da­lam penanganan ka­sus stun­ti­ng,” katanya. suf/mb06