loader image

Nabi Palsu Dari HST Mengalami Paham yang Bisa Menginduksi Orang Lain

PERSIDANGAN – Terdakwa Nasruddin saat dibawa masuk oleh jaksa untuk mejalani persidangan pertama di Pengadilan Negeri Barabai. mb/ant

BARABAI – Pengadilan Negeri Barabai kembali menggelar sidang kelima kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh terdakwa Nasruddin (59) yang mengaku sebagai Nabi. Agenda kali ini menghadirkan saksi ahli, saksi meringankan dan eksepsi, Kamis (10/4).

Dalam keterangannya, saksi ahli dari RSUD Hasan Basri Kandangan, dr Sofyan Saragih Sp KJ mengatakan, terdakwa di­dia­g­nosa mengalami angguan jiwa berat, yakni Gejala skizofrenia setelah dilakukan observasi selama 26 hari.

Skizofrenia sendiri adalah ga­ngguan jiwa di mana pen­de­ritanya akan sulit membedakan dunia nyata dengan dunia kh­a­ya­lan. Skizofrenia merupakan salah satu gangguan psikotik yang kronis, orang yang mengalaminya tidak dapat menilai realitas dengan baik dan memiliki pemahaman diri buruk.

Gejala skizofrenia terdiri dari gejala positif dan gejala negatif. Gejala positifnya adalah waham dan halusinasi. Namun, belum banyak yang mengenal waham pada penderita skizofrenia yang menjadi faktor pemicu utama perubahan perilaku penderita.an/mb03