loader image

Pemprov Kalsel Perketat Pengawasan Human Tracking

BANJARMASIN – Bersumber dari luar, Pemerintah Provinsi Kalsel mulai perketat perjalanan masyarakat keluar daerah lain atau masuk Kalsel dari daerah lain untuk nebekan penyebaran wabah virus corona (covid-19).

Bersama jajaran kepolisian (Polda Kalsel) serta jajaran lainnya, beberapa temoat khususnha ointu keluar masuknya masyarat dari daerah ke daerah mulai mendapat penjagaan ketat.

Berdasarkan hasil penelusuran Gugus Tugas Pencegahan, Penge­da­li­an, dan Penanganan (P3) Covid-19 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel), penyebaran virus corona di Bumi Lambung Mangkurat bersumvet dari luar. Setidaknya ada enam dari delapan orang yang terkonfirmasi positif, memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.

Human tracking atau riwayat perjalanan enam orang tersebut terpapar akibat klaster tempat sebaran virus dari luar Kalsel dan rata-rata mereka terpapar pasca mengikuti kegiatan di luar daerah.

Lihat fakta di atas Bapak pe­me­rin­tah Provinsi Kalimantan Selatan berharap agar masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar daerah karena sangat Riskan untuk terjangkit virus Corona di luar yang kemudian Mawabah di daerah ini. Hasil laporan yang diterima dari 134 tes menunjukan 1 ODP terindikasi positif Covid-19 per Jumat 3 April 2020.

Data tersebut merujuk laporan 13 kabupaten/kota dan rumah sakit rujukan kecuali kecuali dari Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Tanah laut. Muslim menambahkan, pihaknya masih menunggu laporan daerah lain guna memperbaharui data terbaru.

Sementara itu, Untuk diketahui, jumlah PDP hingga, Jumat (3/4), mengalami penurunan. Dari yang sebelumnya sebanyak 9 orang menjadi 6 orang.

Sedangkan data ODP mengalami peningkatan jumlah. Terdata 1.539 ODP per Jumat (3/4), ada penambahan 21 orang dari data sehari sebelumnya yaitu 1.338. Mad