loader image

Fintech Diminta Ringankan Pinjaman

JAKARTA – Penyedia la­yan­an pinjaman daring (peer to peer/P2P) yang dinaungi oleh Aso­sisasi Fintech Pendanaan Ber­sama Indonesia (AFPI) akan memberikan keringanan pin­jaman akibat corona, wabah yang telah mencederai hampir setiap lini ekonomi.

Kepala Bidang Humas dan Kelembagaan AFPI Tumbur Par­dede mengatakan, kewenangan dan tata cara pengajuan ke­ri­ng­anan pinjaman diserahkan kepada masing-masing platform.

“Penyelenggara P2PL bisa saja memfasilitasi permintaan ter­se­but (keringanan pinjaman) dan hal itu diserahkan kepada ma­sing-masing platform,” ujar Tumbur.

Menurut Tumbur, penyerahan kembali kepada anggota untuk mem­fasilitasi tata cara pengajuan keringanan pinjaman ini di­ka­re­nakan fintek P2P sendiri tidak bertindak sebagai pemberi pin­jaman langsung, alias sebagai perantara antara pemberi pinjaman dan peminjam.

Karenanya, menurut Tumbur, tata cara pengajuan keringanan pin­jaman baiknya dikembalikan ke masing-masing platform. “Me­mang pada hakekatnya industri P2PL sangat beragam model bis­nis nya dan sasaran dari pihak borrower dan pihak lender,” je­las Tumbur.

Adapun menurut Tumbur, komitmen pemberian keringanan pin­jaman ini dilakukan untuk mengikuti arahan yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). mdk/mb06