loader image

Gubernur Kembali Bahas Percepatan Tangani Covid-19 di Video Conference

TELECONFERENCE – Tim Gugus Tugas Kabupaten Balangan yang diketua oleh Bupati Balangan H Ansharuddin melakukan teleconference. mb/sugiannor

PARINGIN – Adanya kebijakan pemerintah ten­tang physical distancing menghadapi Co­vid-19, Gubernur Kalimantan Selatan Sah­bi­rin Noor, kembali mengadakan video con­fe­rence bersama pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, yang berlangsung di Au­la Benteng Tundakan.

Wabah Covid-19 yang semakin me­ri­sau­kan ini, membuat Pemerintah baik itu Pu­sat, Provinsi dan juga Kabupaten/kota se­la­lu berkoordinasi dalam upaya pen­ce­gah­an penyebaran virus tersebut.

Dalam video conference yang ber­la­ng­sung, Gubernur Kalimantan Selatan, Sa­h­bir­in Noor menghimbau untuk sama-sama be­kerja dalam memerangi Covid-19 ini, gu­na pemutusan penularan virus yang semakin me­ningkat.”Mari kita sama-sama melawan vi­rus corona ini, berjuang bersama untuk sa­ling menjaga kesehatan dengan berperilaku hi­dup bersih dan sehat di Banua kita ini,” te­gasnya.

Bupati Balangan, Ansharuddin men­yam­paikan ada tiga arahan yang diberikan oleh Gubernur pada saat video conference ber­la­ngsung kepada seluruh Bupati/Walikota se-Kalimantan Selatan.”Ada tiga pokok per­ma­salahan, yaitu yang pertama perpanjangan sta­tus darurat, kemudian dengan pembatasan ora­­ng yang datang ke wilayah Balangan, dan ketiga adalah langkah-langkah yang ha­rus dilak­s­a­na­kan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Lanjut Ansharuddin, untuk tim gugus tu­gas penanganan Covid-19, pihaknya akan se­gera mensurvei tempat yang siap dijadikan se­ba­gai posko pengawasan bagi orang da­ta­ng dari luar daerah Kabupaten Balangan.

“Kami akan membentuk posko, yakni pos­ko perbatasan antara Amuntai-Balangan, emu­dian Barabai-Balangan, dan yang ketiga adalah Tabalong-Balangan, serta ada be­berapa orang yang akan ditugaskan disana,” jel­asnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ba­langan, Erwan Mega Karya Latif men­je­las­kan, untuk Rapid Test ini lebih di­pri­o­ri­tas­kan bagi warga yang mendapat gejala ke arah indikasi terkena Covid-19

Erwan berharap, dengan adanya Rapid Test ini bisa membantu tim gugus tugas da­lam menangani serta mengurangi peny­e­bar­an Covid-19 di wilayah Ba­la­ng­an.”Ha­rap­an kita yaitu bisa lebih dini me­ng­etahui ada tidaknya Covid-19 di daerah ki­ta, dan lebih bisa mengantisipasi agar tidak men­yebar,” harapnya.

Dalam hal ini, Kabupaten Balangan telah me­nganggarkan dana 10 M untuk pe­na­ng­an­an Covid-19, dan mendapatkan fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seb­an­yak 30 set, baju APD 40 lembar, dan Rapid Test 40 dari bantuan Provinsi yang sudah di­bagikan ke Rumah Sakit serta Pus­kes­mas. sa/mb03