loader image

ODP Covid-19 di Kalsel Capai 899 Orang

Himbauan Cegah COVID-19 – Pengendara melintas dengan latar belakang himbauan untuk mencegah virus COVID-19 di jalan Sultan Adam, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (26/3/2020). Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memasang spanduk himbauan pencegahan penyebaran virus COVID-19 di sejumlah daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.

BANJARMASIN – Orang dalam pemantauan (ODP) yang dilakukan jajaran kesehatan di Pro­vinsi Kalimantan Selatan hingga Kamis (26/3) pukul 17.00 Wita tercatat sebanyak 899 orang atau meningkat dari sebelumnya Rabu (25/3) yang tercatat 839 orang.

Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) yang kini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin sebagai RS rujukan masih tercatat sebanyak enam orang, atau berkurang satu orang, karena PDP dinyatakan negatif dan dipulangkan.

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim, di Banjarmasin, kemarin mengatakan untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga kini masih satu orang yakni Ulin-1.

Muslim yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel itu menyebutkan, jumlah PDP yang kini dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin enam orang yakni dua dari Banjarmasin, dua dari Kabupaten Banjar dan masing-masing satu dari Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Selatan (HSS).

PDP yang kini dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin sebanyak enam orang tersebut, kata Muslim, spesimennya telah diambil dan sudah dikirim ke laboratorium Litbang Kemenkes dan kini masih menunggu hasilnya.

“Kita telah mengirim hasil spesimen dari 15 orang ke laboratorium Litbangkes dan masih menunggu apakah spesimen tersebut positif atau negatif,” ujarnya.

Sementara itu, untuk penanganan covid-19, Gubernur Kalsel telah mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk penambahan tiga rumah sakit (RS) rujukan sehingga kini RS rujukan di Kalsel menjadi lima buah.

Tiga buah RS rujukan baru tersebut yakni RSUD dr HM Anshari Saleh Banjarmasin, RSUD Idaman Banjarbaru dan RSUD H Hasan Basri Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Menyinggung jumlah ODP covid-19 dari sebelumnya hingga Kamis (26/3) pukul 17.00 Wita tercatat sebanyak 899 orang tersebar pada pada 13 kabupaten/kota se-Kalsel.

Muslim menjelaskan, data sementara jumlah ODP di Kalsel sebanyak 899 orang tersebut terbanyak berada di Kabupaten Tabalong sebanyak 148 orang, disusul Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tercatat 118 orang.

Selain itu, Kota Banjarbaru 97 orang, Kabupaten Kotabaru sebanyak 89 orang, Kabupaten Banjar dan Kota Banjarmasin masing-masing tercatat sebanyak 81 orang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) 73 orang.

Kemudian, Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebanyak 64 orang, Kabupaten Balangan 49 orang, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) sebanyak 40 orang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), 19 orang, Kabupaten Tanah Laut (Tala) tercatat sebanyak tujuh orang dan Kabupaten Tapin tercatat empat orang.

Dalam rangka mencegah penyebaran virus covid-19 itu, kata Muslim, secara masif dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di semua fasilitas umum.

Guna mencegah penyebaran covid-19, lanjutnya, diharapkan ada peningkatan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), rajin berolahraga, istirahat yang cukup, mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker.

“Jika masyarakat merasa demam dan sesak nafas hendaknya segera memeriksakan kesehatan kepada pusat pelayanan kesehatan terdekat,” katanya. ani