loader image

Insentif Tim Medis Penanganan Covid-19 RSUD Ulin Dibayarkan

Men­yerahkan Insentif  – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, H Wahyudin secara simbolis men­yerahkan insentif untuk tenaga medis di RSUD Ulin Banjarmasin diterimakan Wadir Umum dan Keuang­an, HM Sjah Jehan. 

BANJARBARU – Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Provinsi Ka­li­man­tan Selatan bergerak cepat menyalurkan da­na insentif untuk Tim Medis Penanganan Co­vid-19 RSUD Ulin Banjarmasin.

Penyerahan insentif dalam bentuk uang tu­nai bagi 60 orang tenaga medis tersebut me­rupakan salah satu wujud perhatian Gu­ber­nur Kalsel, H Sahbirin Noor, kepada me­reka yang selama ini berperan besar mem­bantu pencegahan, pengendalian dan pe­nanganan Covid 19.

“Alhamdulillah dana insentif untuk 60 ora­ng tim medis penanganan Corona di RSUD Ulin Banjarmasin telah diserahkan BPBD Kalsel. Uangnya akan kami ba­yar­kan hari ini,” tutur H Muhammad Syah Je­han, Wadir Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (26/3) pagi.

Dikatakan Syah Jehan, sesuai pe­run­tu­kannya, uang itu akan dibayarkan kepada 60 orang tenaga medis, baik dokter, pe­ra­wat, petugas kebersihan dan staf pe­ng­administrasi. Besaran insentif masing-masing akan me­nerima Rp155.000 per hari, terhitung dari tanggal 20 Maret hingga 14 hari ke depan.

Ketua Harian Gugus Tugas Pen­ce­gahan dan Pengendalian Corona Provinsi Kalsel, H Wahyudin, didampingi Kasubid Kedaruratan, Saefuddin Dinar menambahkan, pemberiaan insentif tersebut akan di­perpanjang jika kasus Covid-19 di Kalsel masih belum tuntas. bdm/ani