loader image

Tempat Kebugaran Resmi Ditutup Sementara

Yenny Frida Luntungan – Sekretaris FORMI Kota Banjarmasin, Yenny Frida Luntungan saat memberi bekal terhadap perkembangan olahraga masyarakat. mb/mad

BANJARMASIN – Tinginya tingkat kekhawatiran terhadap penyebaran covid19 (virus corona) di Banjarmasin, beberapa tempat kegiatan olahraga resmi ditutup sementara.

Tidak terkecuali, sejak Senin 23 Maret 2020 lockdown semua studio dan sanggar senam juga Gym dianjurkan untuk menjalankan kegiatan senam untuk sementara waktu.

“Kami anjurkan kepada semua studion dan sanggar senam untuk Mengikuti anjuran pemerintah kota, sejak ada warga kota Banjarmasin yang psitif corona,” ucap Sekretaris Formi Kota Banjarmasin, Yenny Frida Luntungan.

Pihaknya juga mengimbau agar semua masyarakat, khususnya keluarga besar senam di Banjarmasin agar beraktifitas olahraga dirumah masing-masing saja dan tetap berlatih untuk jaga kesehatan masing-masing.

Sebelumnya, keluarga besar senam di Banjarmasin tetap men­ja­lan­kan kegiatannya dengan prosedur keamanan. Namun, menghormati kebijakan pemerintah daerah, maka aktivitas sanggar senamnatau gym pun dimjnta untuk tak beroperasi sementara.

Saat aktivitas olahraga lain mati suri akibat wabah virus corona mulai mengancam. Dua cabang olahraga dari Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitnes Indonesia (ASIAFI) Banjar­ma­sin tetap berlatih secara tertutup.

Sama seperti hari normal lainnya dua cabor yakni, aerobic dan zumba tetap aktif dua kali seminggu menggelar latihan di stadion senam.

Para atlet ASIAFI Banjarmasin yang masuk dalam binaan Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Banjarmasin, ingin tetap menjaga kondisi tubuh dan kebugaran walau dalam keadaan saat ini. Dengan adanya imbauan tersebut, maka semua kegiatan senam dihentikan sementara kecuali bagi atlet berlatih tertutup. Mad