loader image

PMI Kalsel Semprot Desinpektan Tempat Ibadah

Ketua PMI Kalsel, H.Gt.Iskandar memimpin langsung penyemprotan desinfektan beberapa tempat ibadah di Banjarmasin.(edoy)

BANJARMASIN – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan penyemprotan desinfektan disejumlah tempat ibadah ntuk mencegah penyebaran virus corona di Kalimantan Selatan,  khususnya kota Banjarmasin.

Penyemprotan desinfektan tempat-tempat ibadah itu dipimpin langsung Ketua PMI Provinsi Kalsel, H.Gt.Iskandar Sukma Alamsyah, SE yang diikuti beberapa pengurus serta sejumlah relawan.

Tempat ibadah yang disemprot adalah Mesjid Jami Sungai Jingah, kemudian Mesjid Hasannuddin Majedi, Kayu Tangi dan mesjid At Tanwir di kawasan Sultan Adam Banjarmasin.

Ketua PMI Provinsi Kalsel, H.Gt.Iskandar Sukma Alamsyah, disela kegiatan penyemprotan di Mesjid Jami Banjarmasin mengatakan, bahwa masih ada beberapa tempat ibadah lagi yang akan disemprot, dan tidak hanya tempat ibadah untuk umat Islam, tetapi juga tempat ibadah bagi agama lainnya seperti pura, gereja maupun klenteng.

Menurut dia, penyemprotan pada hari Kamis ini (kemarin, red) untuk sterilisasi tempat ibadah khususnya menyongsong kegiatan shalat Jumat. 

 “Penyemprotan ini juga dalam rangka menghambat virus Corona  atau Cuvid-19, mengingat saat ini status Propinsi Kalsel  sudah tanggap darurat,” ujar Gusti Iskandar di Banjarmasin, Kamis (26/3).

Sementara itu, pengurus masjid Jami bidang pembangunan, H.Masdani  mengatakan pihaknya juga berusaha mencegah dan mengambat penyebaran virus korona dengan tidak memakai karpet saat melakukan ibadah sholat .

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada para jemaah masjid jami untuk mencuci tangan dengan sabun yang telah disediakan oleh pihak masjid Jami Banjarmasin.

Pada bagian lain disinggung tentang stok darah di PMI Kalsel, Iskandar mengakui imbas dari virus korona ini, masyarakat jadi enggan untuk mendonorkan darahnya, akibatnya terjadi penurunan suplai darah yang cukup signifikan, yaitu 50 persen lebih.

Terkait kekurangan stok darah itu, Iskandar menghimbau masyarakat untuk tidak perlu takut untuk donor darah, karena tidak ada kaitannya antara corona dengan donor darah. “Justru dengan donor darah, kita bisa tahu tentang kesehatan tubuh kita,” ujarnya.

Masih terkait kekurangan stok darah, Iskandar mengakui pihaknya sudah menyurati beberapa pimpinan instansi agar segera melakukan donor darah, demikian pula para donor darah suka rela (dds) sudah pula dihubungi.rds