loader image

Matnor Minta Perketat Pengawasan bagi Pendatang

MATNOR ALI

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin minta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memperketat pengawasan, khu­susnya warga yang datang dari daerah zona merah.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali mengatakan, pencegahan dan mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 tersebut, perlu diperketat pengawasan, terutama warga datang ke kota Banjarmasin yang berasal dari daerah zona merah.

Paling tidak yang bersang­kutan, membawa surat keter­a­ngan sehat, dari daerah tempat keberangkatannya. Semacam, surat sehat dari corona atau kete­rangan sehat fisik dan jasmani.

“Mencegah penyebaran virus corona masuk Banjarmasin, berbagai langkah dan anjuran pemerintah pusat dilakukan, hingga memperketat warga luar masuk ke Banjarmasin,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/3).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi mengungkapkan, usulan memperketat warga luar masuk Banjarmasin, salah satu caranya mereka yang masuk, harus disertai surat keterangan sehat.

Untuk memberlakukan itu, tentunya pihaknya akan ber­koordinasi dengan pihak KPP selaku pemilik kewenangan, atau bandara yang merupakan pintu masuk ke Kota Banjarmasin.

“Kalau ada itu, baru diper­kenankan masuk Banjarmasin,” ujarnya, usai rapat bersama Dinas Kesehatan dengan Komisi IV DPRD Banjarmasin.

Namun, Kepala RSUD Sultan Suriansyah Sukotjo Hartono menjelaskan, pihak rumah sakit tidak semua bisa mengeluarkan surat keterangan sehat dari corona. “Sebab yang menge­luarkan hasil terpapar corona atau tidak, adalah RS yang ditunjuk pemerintah pusat,” jelasnya.

Lagipula, ujarnya, hasil tes terpapar corona atau tidak,  baru dikeluarkan lima hari setelah sampel pasien yang terindikasi Covid-19. “Jadi tidak perlu warga datang ke RS untuk meminta keterangan surat pernyataan bebas Covid-19,” jelasnya. edo