loader image

Khusus Warga Tala Boleh Laksanakan Kegiatan Agama

Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta ketika didaulat menyampaikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Mutawakkilin Karang Jawa, Minggu (22/3)

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala), H Sukamta mengakui hadir di majelis ilmu sebuah nikmat yang tiada terkira dari Allah SWT, sehingga khusus warga Tala diperbolehkan melaksanaan kegiatan keagamaan.

“Saya kita tidak banyak orang yang diberikan kelapangan hati dan keringanan langkah hadir di majelis ilmu,” ujar Sukamta ketika mem­berikan sambutan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Mutawakkilin, Karang Jawa, Minggu (22/3).

Menurut Sukamta, siapapun mukmin yang mengaku umatnya Rasulullah SAW dan mengikuti majelis ilmu artinya sama saja dengan mereka mendatangi taman surga. “Kita yang berhadir inilah yang diberikan nikmat Allah SWT,” katanya.

Seperti pada peringatan Isra Mi’raj yang dihadirinya, Sukamta  kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dengan adanya virus corona atau covid-19.

“Lakukan aktivitas seperti biasa. Sebab di daerah lain segala kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak sudah tidak diperbolehkan lagi,” jelas Kamta.

Namun demikian, katanya, dirinya tetap memperbolehkan majelis-majelis dan ibadah berjamaah di masjid, karena diyakin jamaahnya hanya orang-orang Tala saja.

Meski demikian, Sukamta tetap meminta masyarakat agar sementara jangan keluar dari Kabupaten Tala. Sebab situasi saat ini belum me­mungkinkan untuk bepergian keluar dari Bumi Tuntung Pandang.

“Saya tidak ingin nantinya ada masyarakat yang bepergian keluar Tala, kemudian membawa dan menularkan virus tersebut,” tegasnya.

Terlebih lagi, sambung Kamta, sekarang Kalsel sudah dikelilingi garis merah covid-19. Karena virus sudah sampai di Kalimantan Barat, Kali­mantan Tengah dan Kalimantan Timur.

“Semaksimal mungkin saya berusaha melindungi seluruh masya­rakat Tala agar terhindar dari virus korona ini,” tandasnya. Usaha orang nomor satu di Tala ini untuk mengantisipasi dan melin­dungi masyarakat Tala dari covid-19, diwujudkan melalui ke­siapan RSUD Hadji Boedjasin sebagai rujukan penanganan kasus korona tersebut.

Jika ada orang yang merasakan gejala covid-19, Kamta meminta masyarakat agar jangan membawa sendiri orang tersebut ke Rumah Sakit. Sebab ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dijalankan dengan tujuan keamanan dan agar virusnya tidak menyebar.

“Jika ada masyarakat yang merasakan gejala korona, cukup tele­pon call centre penanganan korona, maka nanti akan kami tangani,” terang Kamta yang dalam acara keagamaan itu juga dihadir Ketua Masjid Jami Mutawakkilin, H Jamaluddin dan para alim ulama. can/ani