loader image

Dewan Tunda Paripurna LKPj Walikota 2019

TUGIATNO, Wakil ketua DPRD Kota Banjarmasin. mb/edo

BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin menunda jadwal rapat paripurna terkait, Laporan Keterangan Pertang­gungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun 2019.

Wakil Ketua DPRD Banjar­masin Tugiatno mengatakan, penundaan ini dilakukan ber­kaitan, dengan adanya upaya pencegahan, terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19.

Termasuk pula, ditundanya menggelar Isra Mikraj yang dijadwalkan, Senin (23/3). Semua ini untuk memberikan dukungan kepada pemerintah, melarang melaksanakan kegiatan dengan mengumpulkan orang banyak.

“Rencananya rapat paripurna LKPj itu, dilaksanakan pada 23 Maret lalu, tapi pemerintah meminta tidak ada kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, maka ditunda dulu,” ungkap Tugiatno, kepada wartawan, Selasa (24/3).

Ditegaskan Tugit –panggilan akrabnya, pihaknya terus men­g­imbau baik bagi dari internal maupun eksternal yang datang ke kantor dewan ini, untuk meng­ikuti instruksi pemerintah, terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Khususnya, untuk mengikuti instruksi social distancing atau jaga jarak saat bertemu. Juga selalu mencuci tangan, di mana segala sarana itu, sudah disiapkan di kantor DPRD Kota Banjar­masin ini.

“Jadi kita harus sama-sama sadar untuk menjaga dari virus ini, karena semuanya memiliki potensi untuk terjangkit,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Esya Zain Hafizie mengatakan, bebe­rapa agenda kegiatan yang dibatalkan di antaranya peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah. “Hari ini sebenarnya agenda Peringatan Isra Mikraj. Namun kemudian diputuskan dibatal­kan,” kata Esya Zain.

Tak hanya itu, ujar Esya Zain, sejumlah agenda kegiatan legislatif lainnya, yang kemung­kinan besar dibatalkan adalah Rapat Paripurna penyam­paian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota tahun 2019 yang sebelumnya di­jadwalkan Kamis (26/3).

“Termasuk juga Paripurna yang sudah diagendakan. Hal ini sesuai instruksi Pemerintah Pusat dan arahan Walikota Banjarmasin untuk menerapkan Social Distan­cing atau dengan menjaga jarak dalam berinteraksi sosial,” ujanya.

Menurutnya, penundaan beberapa kegiatan dewan hingga dalam batas waktu belum diten­tukan sampai melihat perkem­bangan selanjutnya, khususnya terkait dalam mengantisipasi wabah virus corona.

Lebih jauh ia meng­ungkap­kan, meski kegiatan kerja legislatif dibatalkan, namun seluruh ASN dan staf sekretariat DPRD Kota Banjarmasin, tetap bekerja seperti biasa.

Sedangkan, rapat kerja antara komisi IV dengan Dinas Kese­hatan dianggap sangat penting karena terkait penangangan dan upaya pencegahan virus corona (Covid-19), khususnya di Kota Banjarmasin.

“Karena sifatnya sangat penting, rapat kerja Komisi IV dengan Disdik membahas terkait pengawasan, berkenaan dilibur­kannya sekolah untuk meng­antisipasi penyebaran virus corona dan, dengan Dinkes tetap dilaksanakan,”ungkapnya. edo