loader image

Banjarbaru Terus Tingkatkan Pencegahan Corona

VIDEO CONFERENCE – Wali Kota Nadjmi Adhani bersama  Forkopimda dan Gugus Tugas Tanggap Covid-19 menggelar video conference dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. istimewa

BANJARBARU – Setelah video conference bersama Gubernur dan Forkopimda Kalsel dengan Walikota/Bupati se-Kalimantan Selatan tentang penanganan Virus Corona (Covid-19), di lantai 2 ruang Fobarcelona Dinas Kominfo Banjarbaru, belum lama tadi, Wali Kota Nadjmi Adhani mengatakan, Pemerintah Kota Ba­njarbaru sendiri terus mening­ka­tkan upaya antisipasi dan pencegahan.

Baik melalui sosialisasi maupun aksi penyemprotan cairan desinfektan di lingkungan pemerintah, tempat ibadah, mobil dan bus pelajar gratis, dengan melibatkan instansi terkait, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perhu­bungan, Satpol PP, dan lainnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Banjarbaru juga telah men­yiapkan  Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman  Banjarbaru dengan satu ruangan khusus isolasi untuk pasien yang menun­jukan gejala-gejala Covid-19, jelas wali kota.

DESINFEKTAN – Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, dan Sekdako Banjarbaru Drs H Said Abdullah MSi melakukan penyemprotan cairan desinfektan ke armada angkutan pelajar gratis. istimewa

Menurut Nadjmi, ke­be­radaan bandara Internasional Syamsudin Noor yang terletak di Kota Banjarbaru juga harus terus dimonitoring, karena merupakan gerbang penerbangan dari ber­bagai macam daerah.

Sebelumnya Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 COVID-19 Kalimantan Selatan M Muslim kepada awak media, di Kantor Setdaprov Kalsel mengatakan, Kota Banjarbaru sendiri memiliki jumlah ODP  (orang dalam pengawasan terbanyak), yaitu 72 orang. Disusul Kabupaten Barito Kuala 60 orang, Hulu Sungai Tengah 58 orang, Kota Banjar­masin 45 orang dan Hulu Sungai Selatan 38 orang.

KOORDINASI – Pemerintah Kota Banjarbaru mengadakan rapat koordinasi pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. istimewa

Lalu Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 30 orang, Kotabaru 23 orang, Tabalong 12 orang, Balangan 9 orang, Banjar 6 orang, Tanah Laut 5 orang dan Tapin serta Hulu Sungai Utara 2 orang. hum/dio