loader image

Siswa dan ASN Di Tabalong Belajar Dan Bekerja Dirumah

SAMPAIKAN – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani didampingi Wakil Bupati Tabalong H Mawardi dan Forkominda Tabalong menyampaikan menyampaikan kebijakan terkait pencegahan virus corona

TANJUNG – Terhitung mulai Selasa 24 Maret 2020 semua kegiatan belajar di sekolah ditiadakan dan semua anak sekolahnya dirumah masing-masing. Ini berlangsung  sampai 6 April 2020. 

Seyogyanya tanggal 7 mereka masuk tetapi mulai tanggal 1 kita akan terus melakukan evaluasi, jika situasinya tidak memungkinkan maka belajar dirumah ini akan kita perpanjang lagi.

Hal itu dikatakan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani kepada awak media seusai mengikuti Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) kepala daerah tahun anggaran 2019, di Gedung DPRD Tabalong, Senin (23/3).

Lebih jauh dikatakan, meski siswa belajar dirumah tetapi untuk para kepala sekolah dan guru-gurunya tetap masuk kantor. Karena mereka punya kewajiban untuk memastikan bahwa keberadaan anak-anak dirumah ini memang belajar, bukan sekedar main-main.

“ Saya menimbau kepada para orang tua untuk terus mendampingi dan membimbing anak-anaknnya untuk memanfaatkan waktu seefektif mungkin,” pinta Anang.

Selain para siswa, Aparatur Sipil Negara (ASN) juga diatur  terkait upaya pencegahan ini. Bagi pejabat pimpinan 3 tingkat kebawah ini tetap rutin masuk kantor, seperti sekretariat daerah Pa Sekda, Asisten dan Kabag masuk kantor, tetapi pejabat dibawahnya bekerja dirumah.

Tetapi untuk saat ini baru untuk ASN yang berusia 50 tahun keatas,yang usianya 50 tahun kebawah tetap masuk kantor walaupun hari ini surat edaran dari BKN keluar lagi semuanya dirumahkan, tetapi kita bertahap.

“ Keputusan Ini juga berlaku sampai 6 April 2020 nanti kita evaluasi, apakah nanti diperpanjang atau kita rumahkan semua ini ditentukan perkembangan terakhir,” jelas Bupati.

Ditambahkan, karena Tabalong ini menjadi lintasan 3 Provinsi, maka mulai besok kita menugaskan gugus tugas melalui tim-tim kerjanya melalui screening bagi warga luar Tabalong yang masuk ke wilayah Kabupaten Tabalong.

Tim tersebut akan bertugas di Desa Pasar Panas Kecamatan Kelua, Desa Pugaan Kecamatan Pugaan, Desa Lano Kecamatan Jaro dan Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta.

Tim ini lengkap, ada TNI, Polri, Pemkab Tabalong. Nanti petugas dilapangan yang menentukan apakah perlu pemeriksaan lanjutan atau bagaimana.

Kenapa ini baru diambil sekarang tidak minggu lalu ? Karena minggu lalu sudah kita ambil keputusan bagi mereka yang sakit melalui surat dokter bisa istirahat di rumah sampai dia sembuh

Sampai hari ini Alhamdulillah Kabupaten Tabalong ini masih negatif, kenapa kita meliburkan semuanya ? Karena kita adalah bagian dari Provinsi Kalsel, Gubernur sudah menyatakan tanggap darurat, semua sekolah dibawah Provinsi sudah dirumahkan otomatis kita mengikuti keputusan gubernur itu.

Sampai hari ini di Tabalong tidak ada Pasien Dalam Pemantauan (PDP), beda dengan Orang Dalam Pengawasan (ODP) atau Orang Dengan Resiko (ODR).

Sejak Sabtu kita sudah melakukan penyemprotan ditempat-tempat umum sampai kepedesaan. Dari Kabupaten sampai Kecamatan akan dilakukan Pemkab Tabalong, untuk Desa akan dilakukan Pemerintahan Desa. 

“ Saya akan mengeluarkan instruksi agar sebagian dana desa bisa digunakan untuk pencegahan korona. Karena sudah ada instruksi dari Presiden,” ujar Anang lagi.

Selain itu, kita juga menyediakan tempat cuci tangan ditempat-tempat umum, ini juga dibantu pihak lain. Ini juga akan kita tawarkan terus menerus siapa saja yang ingin menyumbang. Satu unit nya 2,5 juta.

Sementara itu, untuk dana pencegahan korona di Tabalong kita anggarkan tahap pertama Rp.1 Milyar dari dana tidak terduga, tapi kalau tidak cukup akan kita tambah lagi disesuaikan dengan kebutuhan. ain.