loader image

Rupiah Menguat ke Level Rp13.634/ USD

JAKARTA  –  Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak fluktuatif di perdagangan Jumat (17/1).

Pagi itu Rupiah sempat dibuka menguat ke level Rp13.634 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.642 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah langsung bergerak melemah usai pembukaan. Tercatat, saat ini nilai tukar Rupiah berada di Rp13.641 per USD.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi nilai tukar Rupiah yang terus menguat dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, dia menambahkan, ada beberapa pihak yang tak suka dengan penguatan tersebut. Salah satunya eksportir, yang disebutnya merasa terancam lantaran bakal berdampak terhadap daya saing.

“Kalau menguatnya terlalu cepat kita harus hati – hati. Ada yang senang ada yang tidak senang. Eksportir pasti tidak senang karena Rupiah menguat, sehingga daya saing kita akan menurun,” jelas Presiden Jokowi saat menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 di Jakarta.

Di tempat yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengungkapkan, penguatan yang terjadi pada Rupiah saat ini lantaran mata uang negara telah sesuai dengan fundamental.

“Bukan hanya Rupiah sendirian yang menguat, tapi karena ada faktor fundamentalnya. Dengan nilai tukar sekitar Rp 13.600 masih sesuai dengan fundamental kita,” kata Dody.

Berbanding terbalik dengan Presiden Jokowi, Dody menganggap tak ada pihak yang dirugikan dalam penguatan Rupiah ini. Tak terkecuali eksportir, yang harga komoditasnya saat ini mengacu pada harga global. mdk/mb06