Karyawan PDAM Bersihkan Lumpur

BERSIHKAN LUMPUR – Sebanyak 100 karyawan PDAM Bandarmash turut serta membersihkan endapan lumpur pada reservoar IPA Pramuka. mb/ist

BANJARMASIN – Kegiatan flusing atau pembersihan en­dapan lumpur pada reservoar IPA Pramuka menurunkan 100 karyawan ke lapangan. Bahu membahu membersihkan en­dapan lumpur yang ternyata sudah 5 tahun tak pernah dibersihkan, selasa (15/1)

Tampak Direktur Utama PDAM Bandarmasih H. Yudha Ahmadi ikut  memantau lang­sung proses pekerjaan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA.

Sementara, Direktur Opera­sional PDAM, H.Supian men­jelaskan, pembersihan semula diprediksi selama 15 jam akhir­nya dapat selesai dalam 10 jam.

“Tahap awal satu pipa selesai dikerjakan pada pukul 4 sore dan langsung didistribusikan namun masih terjadi kekeruhan pada awal -awal distribusi,” katanya.

Menurutnya, distribusi asal masih keruh lantaran masih terjadi gejolak pipa karena pengisian pipa kosong. “Karena terjadi stop pompa awal, naka terjadi gejolak dalam pipa yang kemungkinan sampai pelanggan,  dengan itu kami tetap menerima jika masih ada keluhan dari pelanggan yang meraaa terus menerus me­n­dapatkan air ke­ruh,” katanya.

Pembersihan yang dilakukan pada reservoar dengan kapasitas 20.000 ribu meter kubik dimana pembersihan pada lantai dan dinding reservoar yang juga berlumut.

“ Karena sangat lama tak dibersihkan, maka endapan lumpur pun hampir setinggi 50 cm atau setinggi lebih dari lutut orang dewasa , selain itu juga pada dinding reservoar juga sudah berlumut tebal yang juga harus disedot, “jelasnya.

Supian menjelaskan, bahwa pe­mbersihan ini idealnya dilaku­kan rutin. Minimal satu tahun dua kali untuk menghindari endapan lumpur yang tebal dan pening­katan kualitas air.

Upaya ini akan dilanjutkan algi dengan pembersihan reser­voar di wilayah lain, seperti reser­voar di Banua Anyar, Re­servoar S. Parman dan di kantor pusat PDAM jalan A.Yani. “Artinya sesuai dengan misi kita 2020 dimana meningkatkan kualitas seperti perbersihan Re­servoar hingga ke sistem jaringan ter­kecil,”demikiannya. via