loader image

Tanah Kapling Sekitar Bandara Diburu Masyarakat

Owner MAH Sajajar Group, Ali Hasni menjelaskan tanah kapling sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor ramai diburu masyarakat.(edoy)

BANJARMASIN – Setelah Bandara Internasional Syamsudin Noor resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo beberapa waktu lalu, lahan tanah disekitar bandara semakin ramai diburu masyarakat.

Bahkan masyarakat tidak hanya warga sekitar bandara saja, masyarakat luar Provinsi Kalimantan Selatan pun ikut juga meramaikan memburu untuk membeli tanah disekitar kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Owner MAH Sajajar Group, Ali Hasni, mengatakan, terkait pembukaan Bandara Internasional Syamsuddin Noor tentu saja berdampak terhadap penjualan tanah kaplingan disekitarnya.

Karena dengan dibukanya jalan Bandara Internasional Syamsuddin Noor itu lah yang menyebabkan harga tanah kapling menjadi naik dengan secara sendirinya, dan menjai rebutan masyarakat.

 “ Untuk saat ini MAH Sajajar Group belum ada menaikan harga tanah disekitar Bandara Internasional Syamsuddin Noor tersebut,” ujar Ali di Banjarmasin, Selasa (14/1).

Jadi MAH Sajajar Group masih melihat kondisi yang akan datang, yang jelas tanah kapling MAH Sajajar ada 200 hektar lebih yang sudah terjual hampir 90 persen atau sekitar 180 hektar. Namun tanah ini tidak bisa diperkirakan, karena tanah ini buka makin hari makin ramai terjual.

Yang jelas ujar Ali, dengan dibukanya Bandara Internasional Syamsuddin Noor ini berdampak orang banyak mencari tanah di sekitar bandara.”Yang jelas kita tidak ada menaikan harga tanah kapling, masih harga rakyat karena kondisi perekonomian kita belum terlalu naik,” jelasnya.

Ini harga masih hargarakyat kalau perkonomian dalam kondisi baguis mungkin tidak terlalu menaikan harga tanah kapling juga, menuruti perkebangan pereknomian daerah juga. “ Kami memiliki tanah kapling di sekitar bandara sejak tahun 2012 lalu,”ujarnya.rds