Pasang Pipa Besi Remaja Tewas Kesetrum

Suasana rumah duka remaja pria yang tewas kesetrum sewaktu pasang tiang besi untuk umbul-umbul.(ist)

BANJARMASIN – Seorang remaja pria tewas kesetrum aliran listrik PLN sewaktu memasang tiang besi umbul-umbul untuk persiapan haul Habib Hamid Bahasyim di Jalan Tembus Mantuil RT21, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, kota Banjarmasin.

Peristiwa memilukan hati ini terjadi Senin malam (13/1), sekitar pukul 22.09 Wita, sontak malam itu di TKP Jalan Tembus Mantuil, RT21, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, kota Banjarmasin gaduh.

Korban meninggal dunia terdata remaja pria bernama Aswadinoor (18), warga Jalan Tembus Mantuil RT21, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, kota Banjarmasin.

Sementara temannya waktu memasang tiang umbul-umbul Sunali (36), warga dekat lokasi kesetrum menderita lupa parah, untuknya pria dewasa ini selamat dari maut, walau sejumlah luka bakar dialaminya.

Dari informasi diterima, malam itu kedua korban kesetrum bersama warga lainnya sedang bergotong royong memasang umbul-umbul untuk persiapan meramaikan kegiatan haul seorang ulama Habaib.

Waktu itu keduanya menancap tiang pipa besi dengan kedua tangan bersamaan, tanpa disadari keduanya diatasnya ada kabel listrik milik PLN tegangan tinggi, “Besi kena kabel dan ada ledakan keras,” kata warga.

Keduanya kesetrum, dan korban tewas masih memegang pipa besi, sementara korban selamat terpental beberapa meter, korban tewas Aswadinor (18) dan korban selamat Sunali (36), kata Kapolsekta Banjarmasin Selatan, AKP H Idit Aditya SE, di wakili Kanit Reskrim, AKP Ganef Bringandono, Selasa (14/1) Tahun 2020.

Sebelumnya warga mewanti-wanti supaya dipasang umbul-umbul dari kayu atau bamboo (paring), bila menggunakan pipa besi bisa mendatangkan bahaya kesetrum bila pipa mengenai kabel PLN, kutip Kanit Reskrim menirukan ucapan warga di TKP kejadian.

Sementara itu korban tewas kesetrum remaja tanggung ini di kebumikan di alkah keluarga Selasa (14/1), tangis haru menghantar kepergian perjaka ini ke peristirahatan terakhir. sam/mb05