loader image

Lulus Pelatihan Harus Mandiri

Bupati Balangan, H Ansharuddin

PARINGIN, MB  –  Bupati Balangan H Ansharuddin buka Pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Balangan, di Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten Balangan, di Desa Mampari kecamatan Batumandi, belum lama tadi.

Kegiatan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi dirangkai dengan perayaan HUT ke – 3 Disnakertran Balangan dan penutupan (pelepasan, red) perserta pelatihan berbasis kompetensi dari program CSR PT BUMA dan PT PAMA, dihadiri juga Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauzan dan sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemkab setempat.

Peserta pelatihan diikuti 96 orang yang terbagi dalam 6 kejuruan, yakni komputer, desain grafis, las listrik, menjahit, instalasi listrik dan otomotif Adapun yang sudah selesai mengikuti pelatihan atau yang dilepas sebanyak 32 orang dari dua kejuruan, yakni operator basis office dan las listrik.

Bupati Balangan H Ansharuddin menyampaikan, dijaman modern seperti sekarang ini yang penuh kompetisi, masyarakat diharuskan mampu menguasai berbagai keahlian dengan baik. Disampaikannya, menurut ahli pendidikan dari Jerman yang mengatakan bahwa satu satunya pendidikan yang bisa dikembangkan ialah pendidikan non formal seperti pelatihan.

Misalnya, beberarapa orang kita latih menjahit, setelah selesai dia sudah bisa bekerja, paling tidak jadi tukang jahit. Setiap pendidikan tujuan akhir pasti pekerjaan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Ansharuddin secara khusu berpesan, agar para peserta saat mengikuti diklat harus dengan sungguh – sungguh agar ilmu yang diberikan bisa didapat dengan maksimal.

Apalagi kata Ansharuddin, para ?peserta diklat ini sudah melewati tahapan seleksi, oleh karenanya kesempatan tersebut janganlah disia – siakan.

“Pemkab Balangan akan berupaya menyalurkan para peserta yang telah selesai mengikuti diklat nantinya kepada perusahaan – perusahaan swasta, sesuai keahlian yang dibutuhkan perusahaan,” janjinya.

Terlepas dari itu semua, menurut Bupati, adanya BLK dan pelatihan ini tidak terlepas dari tujuan untuk meningkatkan SDM warga Balangan sehingga ke depan bisa menekan angka pengangguran di Balangan karena bagi yang ikut pelatihan sudah mempunyai keterampilan yang bisa dijadikan jembatan dalam memproleh sebuah pekerjaan.

“Banyak lulusan BLK ini, akhirnya mendapatkan kerja berdasarkan keahliannya, bahkan ada juga yang membuka usaha sendiri, inilah yang kia inginkan dan terus kita dorong,”pungkasnya. (SA/mb03)