Jatanras Satreskrim Tindak Terukur Pembobol Brankas PT AGBP

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Drs Sumarto MSi, Kasatres Kompol Ade Papa Rihi SIK MH, Wakasat AKP Gita Suhandi Achmadi SIK,  Kasubbag Humas Iptu Imam Purbadi, saat pressrelease.(rizal)

BANJARMASIN – Personel Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin melakukan tindakan terukur sewaktu menciduk dua orang pria terduga pembobol brankas Kantor PT. AJBP (Andalan Jaya Bakti Pratama) di Jalan Sudimampir Banjarmasin, Senin (13/1), sekitar pukul 16.00 Wita.

Tersangka tidak lain adalah pekerja sekurity PT AJBP berinisial AP alias Aditia Putra alias Idit (31), warga Jalan Simpang Sudimampir 2, No 24, RT9, RW02, Kecamatan Banjarmasin Tengah, kota Banjarmasin.

Tersangka pengangguran, berinisial BY alias Bahriyanto alias Rian (24), warga Jalan Ujung Murung No 9, RT9, Kelurahan Kertak Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah, kota Banjarmasin.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Drs Sumarto MSi, dampingi Kasat Reskrim Kompol Ade Papa Rihi SIK MH, Wakasatres AKP Gita Suhandi Achmadi SIK, Kasubbag Humas Iptu Imam Purbadi, dan Kanit Jatanras Iptu Sugiyanto.

Dalam keterangan resminya (Pressrelease) kepada Awak Media, di Mako Satreskrim, Selasa (14/1) siang, Kapolresta Banjarmasin pihaknya belakangan ini menerima laporan tentang beberapa pencurian.

Dari LP pencurian biasa , pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan, seperti perampokan di AlfaMart Jalan Teluk Tiram yang berhasil diungkap kepolisian di Banjarmasin beberapa waktu lalu.

Kembali Jatanras Sat Reskrim mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan, pelaku dua orang, pekerja sekurity berinisial AP alias Aditia Putra alias Idit (31), dan pengangguran berinisial BY alias Bahriyanto alias Rian (24).

Modus operandi masuk lewat atap Kantor PT AJBP, merusak pintu teralis, mengambil delapan labtop, membobol brankas besi dan menguras uang ratusan juta di brankas.

“Peristiwa ini meresahkan masyarakat, kita berusaha mengungkap dan berhasil, kepada masyarakat bila ada kejadian serupa pencurian malam hari segera lapor polisi, sehingga kita bisa meminit mengetahui modus operandi,” kata Kapolresta.

Pelaku ini terancam hukuman tujuh tahun penjara, kasus ini menjadi perhatian penegak hukum khususnya Sat Reskrim Polresta Banjarmasin, karena sangat meresahkan warga kota, “Kita himbau kepada masyarakat berhati-hati,” ucap Kapolresta Banjarmasin.

Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Ade Papa Rihi SIK MH, didampingi wakilnya yang baru menjabat, AKP Gita Suhandi Achmadi SIK, berdasar hasil lidik mendalam Personel Jatanras diketahui identitas pelakunya.

“Kita ciduk keduanya sewaktu bersembunyi di areal pasar rakyat, pasar Sudimampir, saat ditangkap keduanya melakukan perlawanan, sehingga diberikan tindakan tegas terukur di betis masing-masing pelaku,” kata Kasatres.

Lanjutnya, pertama di ciduk sekurity PT AJBP Aditya baru Bahriyanto, mereka berdua adalah petugas jaga malam di TKP, yang dibobol adalah Kantor PT. AJBP yang bergelut jual beli oli Kalsel-Teng.

Sebenarnya sudah ada beberapa kejadian selain di Kantor PT. AJBP ini, kedua pelaku juga pernah membobol toko rokok, toko batik dan toko oli, cuman dari korban kehilangan tidak melapor dan kerugian cukup besar.

“Pihak kepolisian sudah menghubungi para korban, rencananya mereka juga akan melaporkan kasus pembobolan ini ke SPKT Yanduan Polresta Banjarmasin untuk membuat laporan tertulis,” tutur Kasat Reskrim.

Aditya ini residivis awalnya pernah di ciduk dalam kasus pencurian sarang burung walet, dan Aditya ini sudah berpengalaman dalam hal bongkar membongkar, termasuk membobol brankas dengan menggunakan betel.

“Kita juga masih dalami apakah ada pelaku lainnya yang terlibat, sementara baru dua pelaku ini yang terciduk, dari hasil pengembangan baru empat TKp mereka beraksi, mudah-mudahan setelah ini ada TKP lainnya,” jelas Kasatres.

Dari aksi dengan modus yang sama, penyelidikan mengarah kepada Aditya, “Kita dalami kita tidak bisa berprasangka, tetapi lewat lidik mendalam, selain uang tunai Rp200 juta di dalam brankas ada BG Rp1,5 milyar belum sempat dicairkan, ditambah barang perhiasan emas didalam brankas,” kata Kasatreskrim.

Uang tunai Rp200 juta dibagi, Aditya Rp175 juta, dan Rian Rp25 juta, Aditya sempat beli motor gede bekas seharga Rp25 juta turut di sita, Rp30 juta untuk kontrak rumah, dua unit handphone, sisa bayar utang, sementara delapan unit labtop belum sempat terjual, karena uang masih banyak.

Pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke-4, ke-5 KUHP, ancaman tujuh Tahun penjara, untuk peristiwa pembobolan kantor PT. AJBP dilketahui pemilik , Senin (30/12) Tahun 2019, sekitar pukul 08.00 Wita, TKP di Jalan Sudimampir I, No 08, Kelurahan Kertak Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah. sam/mb05