loader image

Wali Kota dan Inspektorat Bahas Penyusunan PKPT

ARAHAN – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani memberikan arahan kepada jajaran Inspektorat Kota Banjarbaru.

BANJARBARU –  Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani dan Inspektorat Kota Ban­jarbaru membahas Penyusunan PKPT (Program Kerja Penga­wasan Tahunan) Banjarbaru TA 2020.

Pembahasan PKPT yang digelar di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Kamis (9/1), diikuti Inspektur Kota Banjarbaru Drs Rahmat Taufik MSi beserta jajaran.

Inspektur Kota Banjarbaru Rahmat Taufik saat audiensi menyampaikan tentang pen­yusunan Program Kerja Pen­ga­wasan Tahunan (PKPT) di hadapan Wali Kota Ban­jarbaru, meminta saran serta masukan atau perbaikan dari wali kota terkait PKPT TA 2020.

“Dari penyampaian PKPT ini menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas ekspektasi satu tahun ke depan, inilah yang kami sampaikan ke wali kota. Apa-apa saja tanggapan dan masukan dari wali kota akan segera kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengatakan, audiensi dengan jajaran Ins­pektorat Kota Banjarbaru terkait penyampaian kerja peme­riksaan tahunan.

Telah disampaikan selama satu tahun penuh, inspektorat sudah punya agenda jadwal program kerja dari bulan Januari 2020, apa yang dimonitor kemudian ada evaluasi dan segala macam hingga bulan Desember 2020. “Tadi Inspektorat Kota Banjarbaru meminta masukan serta saran,” ujarnya.

BERSAMA – Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani foto bersama jajaran Inspektorat Kota Banjarbaru di Ruang Utama Wali Kota Banjarbaru.

Wali kota menjelaskan, ada beberapa hal yang ia sampaikan sebagai penekanan, yang pertama adalah untuk tahun depan, karena alokasi dana untuk kelurahan ditambah besarannya, maka menjadi lokus dan objek pen­dampingan dari Inspektorat Kota Banjarbaru.

Kemudian, yang kedua agar dalam jadwal sepadat itu, solusi­nya adalah membangun aplikasi atau sistem, sehingga ketika laporan itu terhimpun bisa masuk ke dalam sistem laporan dan dalam tertulis.

Sehingga pada tahun berikut­nya akan lebih memudahkan, karena sudah terbaca persoa­lannya pada setiap SKPD. “Tahun depan evaluasinya dimana lagi yang perlu dibenahi, dan ini sudah dapat dilihat dengan sistem, karena akan sangat memudahkan,” kata wali kota.

Ketiga, ia juga menekankan fungsi dan peran Inspektorat Kota Banjarbaru itu lebih menge­depankan. Karena ini adalah internal, ditekankan pada lembaga konsultasi bagi SKPD.

“Segera kita minta Klinik Konsultasi yang direncanakan itu bukan di akhir tahun, tapi dipercepat persiapannya,” ucap wali kota. hum/dio