Hendra Purnama Raih Emas Recurve

Meraih Emas – Hendra Purnama meraih emas setelah tiga kali SEA Games 2019 Filipina. Nyoman Budhiana/foc/Antara

Clark – Pepanah Hendra Purnama langsung sujud syukur usai menggenggam medali emas di nomor recurve perorangan putra SEA Games 2019 Filipina. Dia mem­bu­tuh­kan tiga jilid pesta olahraga se-Asia Tenggara untuk me­wu­jud­kannya.

Hendra reaks saat tampil pada final recurve putra di Parade Ground, Minggu (8/12/2019). Tenaganya seolah masih penuh betul di pukul 14.30, hanya jeda sekitar dua jam setelah tampil di nomor recurve beregu beregu putra bersama Riau Ega Agatha Salsabila dan Arif Pangestu. Di nomor beregu itu, Hendra dkk menyegel emas.

Bisa jadi, modal emas itulah yang membuatnya percaya diri saat menghadapi pepanah berusia 22 tahun itu menghadapi pepanah Myanmar Linn Oo Htike. Tak sulit baginya untuk memastikan emas kedua. Dia menang 6-4 atas Linn Oo.

Hendra bahagia betul. Dia bersujud, tersenyum tak habis-habisnya. “Alhamdullilah ini medali emas pertama saya di mul­ti­ca­bang olahraga rasanya senang, bangga, dan terharu. Tadi juga emas beregu. Ini pembuktian saya juga sebagai atlet,” kata Hendra.

Ya, Hendra berhasil meraih dua emas di SEA Games 2019 itu. Dia sekaligus pecah telur setelah pada dua edisi SEA Games sebelumnya hanya mendapat medali perak di nomor beregu putra. Sementara pada 2017 pulang dengan tangan kosong.

Bukan cuma penantian enam tahun terakhir hingga dia begitu bersuka cita campur terharu. Hendra sudah mendambakan emas itu sejak kecil, setelah 13 tahun berlatih di bawah terik matahari bersama pepanah cilik dulu.

“Emas ini sangat berarti karena dari kecil saya ingin bisa mengibarkan Merah Putih di negara lain. Alhamdullilah bisa terwujud, saya bangga bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di negara lain,” katanya.

“Semoga ke depan bisa lagi dan bisa membanggakan keluarga dna rakyat Indo­nesia,” dia mengharapkan.

Selanjutnya Hendra tak menyangka misinya menjadi nyata di Clark, kota yang dulunya sebuah pangkalan udara Amerika Serikat. Apalagi, saat turun di nomor beregu, dia sempat oleng. Penampilannya tak sebaik dua rekannya, Riau Ega dan juniornya, Arif.

Di nomor beregu itu, justru Hendra ditopang oleh Riau Ega dan Arif. Hendra mengakui sempat gagap saat tampil di nomor beregu.

“Tadi, saat pertandingan sedikit ada kendala karena ada teknik yang sedikit hilang saat latihan dan beregu. Alham­du­li­lah teman-teman bisa menutup saya dan dapat medali emas beregu,” kata mahasiswa Universitas Negeri Jakarta semester akhir ini.

Hendra Purnama meraih emas, Riau Ega Agatha Salsabila mengamankan perunggu. Hendra Purnama meraih emas, Riau Ega Agatha Salsabila mengamankan perunggu. Foto: Nyoman Budhiana/foc./Antara

“Mungkin terlalu nyaman saat kemarin tadi, karena nyaman jadi lupa, jadi kembali ke awal. Lalu setelah tanding beregu saya latihan kembali dan alhamdullilah teknik kembali dan emas,” dia menambahkan.

Hendra juga bilang jika secara pribadi juga sudah mematok target emas. “Pasti saya menang karena dari awal walau ada kejar-kejaran. Nah, anak panah terakhir itu kalau saya masuk 10 pasti saya menang. Arti emas ini kebanggaan tersendiri buat saya,” ujar dia.

Dengan mengantongi dua medali emas, Hendra diprediksi mendapat bonus sebesar Rp 300 juta, dengan rincian emas beregu Rp 100 juta dan perorangan Rp 200 juta.

Rencananya bonus itu akan ia gunakan untuk mem­be­ra­ng­katkan ayah dan ibunya, Rusdiah dan Sukriantoro, untuk ibadah umroh di Mekkah.

“Sebelum ini saya memang punya nazar untuk mem­ba­ha­gi­a­kan orang tua. Maka, bonus nanti insya Allah me­m­be­ra­ng­kat­kan orang tua umroh. Kebetulan orang tua sudah daftar haji, jadi umroh,” katanya. mcy/fem