DLH dan PKK Tapin Kampanye Pengurangan Sampah Plastik

PENYULUH – Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani didampingi Wakil Ketua TP PKK Hj Tata, Ketua DWP Hj Sariani dan Kepala DLH Tapin Ir H Nordin MS saat menyerahkan secara simbolis bakul purun kepada peserta penyuluhan. (herman)

RANTAU,– Dinas Lingkungan Hidup bekerjasama dengan TP PKK Kab.Tapin mengggelar penyuluhan dan kampanye “Gerakan Tanpa Kantong Plastik”, bertempat di Sekretariat TP PKK Kab.Tapin.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Hj Ratna Ellyani dan dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Hj Tata Syafrudin Noor, Ketua DWP Hj Sariani, Kadis LH Tapin Ir H Nordin MM serta Ketua TP PKK Kecamatan se Kab.Tapin.

Seperti yang dikatakan Ir H Nordin MS dalam laporan yang dibacakannya, kegiatan gerakan dan kampanye tanpa kantong plastik merupakan langkah dari Pemda Tapin melalui DLH untuk melakukan pembinaan dan kampanye dalam pengurangan kantong plastik yang diikuti seluruh kader PKK di Kab.Tapin.

Dengan mengikuti kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah rumah tangga pada kampanye dan gerakan tanpa kantong plastik, informasi yang didapat nantinya diharapkan bisa disebarluaskan kepada masyarakat lainnya.

“Peserta kiranya dapat menyebarluaskan informasi pengurangan sampah plastik ini guna menggapai Kabupaten Tapin yang lebih baik,” Kata Nordin menyampaikan laporannya, kemarin.

Sementara itu Ketua TP PKK Kab.Tapin Hj Ratna Ellyani mengucapkan apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besar atas terselenggaranya kegiatan yang dilaksanakan oleh DLH dan TP PKK Kab.Tapin dalam program pengurangan sampah plastik dan kantong plastik di Kab.Tapin.

Seperti yang dikatakan Hj Ratna Ellyani, banyaknya kerugian kesehatan dari penggunaan kantong plastik saat ini sudah sangat serius dan banyak mengganggu ekosistem alam, karena itu perlu tindakan pengurangan sampah plastik sejak dini.

Seperti yang dikatakan Hj Ratna Ellyani, sampah plastik merupakan sampah yang tidak mudah terurai dan keberadaan sampah plastik telah banyak merugikan lingkungan, seperti yang kita tau sampah plastik banyak membunuh hewan-hewan dan merusak ekosistem alam kita.

Pada kesempatan itu pula Hj Ratna mengajak seluruh masyarakat agar dapat bijak dengan tidak menggunakan kantong plastik dalam kehidupan.  Karena nenek moyang kita dulu dapat hidup lebih sehat tanpa plastik, karena itu dari sekarang mari kita kembali Back To Nature dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti purun dan rotan.

Kepada minimarket dan pasar-pasar tradisional diharapkan tidak lagi menggunakan kantong plastik, hal ini untuk mengurangi penggunaan kantong plastik karena target kita kedepan tidak diperbolehkan lagi menggunakan kantong plastik.(her/mb03)