Delapan Kali Menjambret Sukarno dan Daeng di Bui

Pejambret dengan delapan TKP aksi, Adi Sukarno alias Sukarno (32), dan Muhammad Fikri alias Daeng (20), di Polsek Banjarmasin Barat.(ist)

BANJARMASIN – Kedelapan kalinya melancarkan aksi pejambretan di sejumlah ruas Jalan di kota Banjarmasin, dua orang pria dewas ini Sukarno dan Daeng akhirnya diciduk Buser Reskrim Polsek Banjarmasin Barat.

Tersangka pengeksekusi, Adi Sukarno alias Sukarno (32), warga Jalan Antasan Segera, Gang Sawo Indah, RT23, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Tersangka selaku joki motor aksi, Muhammad Fikri alias Daeng (20), warga Jalan Pekapuran B, NO28, RT02, RW02, Kelurahan Pekapuran, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.

Kapolsek Banjarmasin Barat, AKP Mars Suryo Kartiko SIK kepada Wartawan Rabu (4/12) mengatakan, Buser Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, akhirnya berhasil mengungkap dua orang pria pelaku jambret delapan TKP.

Uraian singkat penangkapan, Senin (2/12), Tahun 2019, sekitar pukul 21. 00 Wita, di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin  Barat Kota Banjarmasin.

“Pelaku jambret berhasil di ciduk, kemudian bersama barang bukti hasil kejahatannya, di bawa ke Mako Polsek Banjarmasin Barat, untuk proses hukum lebih lanjut,” ucap Mars Suryo Kartiko.

Hasil introgasi dari pengakuan pejambret ke polisi, keduanya sudah melancarkan aksi jambret sebanyak delapan kali, TKP di Jalan Belitung Darat, depan Gang AA, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin laporan polisi di Polsek Banjarmaisn Barat.

TKP kedua mereka lakukan di TKP, di Jalan Aes Nasution, Kampung Gedang,  Kecamatan Banjarmasin Tengah Kota Banjarmasin, barang bukti handphone oppo warna biru malam, dilaporkan di Polsek Banjarmasin Tengah.

TKP ke tiga jelas Mars Suryo Kartiko di Jalan A Yani, Fly Over, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, barang bukti yang dicuri handphone merek oppo warna pink.

TKP ke empat, di Jalan Anang Adenansi kawasan Kamboja, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, barang bukti dirampas dompet yang beirsi uang tunai Rp70 ribu.

TKP ke lima, di Jalan Pramuka Plaza Putsal, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin di mjambret dompet yang bersikan handphone merk xiomi, aksi ke enam di Jalan Pramuka Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin barbuk handphone, dompet berisi uang Rp3 juta, di laporkan di Polresta Banjarmasin.

TKP ke tujuh dilakukan di Jalan Pramuka, kawasan Terminal Induk KM6, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, yang dirampas handphone merel vivo,.

TKP ke delapan dilakukan kedua pejambret ini di Jalan Ir PHM Noor, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin pejambret ini juga mengincar handphone vivo.

Pelaku terciduk waktu melancarkan aksi yang kedelapan terhadap Ibu Rumah Tangga (IRT), berinisial Rustinah (45), warga Jalan Ir PHM Noor, Gang Manunggal Tiga, Kelurahan Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin yang berbuat petaka.

Perkara pencurian dengan kekerasan alias jambret alias si raja tega, sebagai mana dimaksud dalam pasal 365 KUHP, setidaknya baik pengeksekusi dan joki sepeda motor aksi terancam hukuman berat.

Dalam peristiwa pejambretan, TKP Jalan Belitung Darat, depan Gang AA, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin,  waktu kejadian, Senin (2/12), Tahun 2019, sekitar pukul; 20.30 Wita.

Tersangka pengeksekusi handphone, Adi Sukarno (32), dan tersangka joki motor aksi, scoopy hitam Muhammad Fikri alias Daeng (20), keduanya saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka pencurian dengan pemberatan, tutur Mars Suryo K.

Barang bukti berhasil diamankan polisi, satu buah handphone merk oppo joy tiga, warna silver, satu unit sepeda motor honda scoopy warna merah hitam, nomor polisi DA 6276 AGZ, satu pasang plat palsu nopol DA 6680 JT.

Atas peristiwa jambret tersebut, korban IRT di rugikan sekitar Rp1,8 juta, saat itu korban melintas di TKP, tiba tiba dari sebelah kiri pelaku langsung merampas handphone merk oppo type Joy 3 di taruh di box motor korban. sam/mb05