Kepercayaan, Kunci Bisnis Umrah Digital

JAKARTA – Kehadiran platform digital yang memberikan kebebasan penggunanya untuk merancang  kebutuhan yang diinginkan. Bahkan, saat ini digitalisasi mampu mewujudkan perjalanan ibadah umrah melalui aplikasi.

Menurut  Analis Kebijakan Pendalaman Pasar Keuangan Syariah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) Bazari Azhar Azizi disrupsi digital semestinya bisa diambil inisiatifnya oleh agen-agen travel online yang saat ini sudah ada karena potensinya sangat besar.

“Tapi saya melihat mereka (agen travel online) belim fokus ke arah sana. Sebab, penyedia jasa umrah memerlukan koneksi juga dengan penyedia visa Arab Saudi, ke siapa muthawwif dan sarana pendukung umrah lainnya. Sedangkan online travel agen belum tentu konsen ke arah sana,” ujarnya.

Bazari menyebut terobosan yang dilakukan oleh salah satu platform umra.id sangat menarik dan bisa jadi disrupsi travel agen konvensional lainnya yang tidak memiliki strategi pengembangan platform digital.

“Namun, kalau dilihat juga aspek trust menjadi krusial dalam penyelenggara ibadah umrah, sehingga tidak serta merta akan langsung banyak yang adaptasi dengan platform tersebut terutama kalangan yang belum tech-savvy,” jelasnya.

Menurutnya selama ini masyarakat masih mempercayakan agen travel umrah secara offline dan rekomendasi dari orang lain. “Mereka tetap percaya aspek word of mouth, rekomendi sanak saudara, atau teman-temannya,” ucapnya.

Bazari menambahkan saat ini belum banyak penyedia jasa umrah yang mengembangkan umrah lewat platform digital atau mengembangkan konsep sejenis.

Baru sebatas digital marketing baik via Whatsapp, atau instagram. “Beberapa penyedia jasa umrah juga ada yg nawarkan lewat marketplace, cuma baru sebatas itu,” ucapnya. rep/mb06