2020, Jembatan Kembar Sulawesi DiLanjutkan

BANJARMASIN – Dipastikan pada  2020, pembangunan model Jembatan Sulawesi akan dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin.

Dengan alokasi anggaran Rp15 miliar yang sudah disetujui oleh DPRD Kota Banjarmasin, jembatan yang tadinya lebih rendah akan ditinggikan hingga  sejajar atau kembar dengan jembatan disebelahnya yang dibangun lebih dahulu.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Arifin Noor mengatakan, konsep jembatan Sulawesi yang selama ini menjadi jalur penghubung antara kawasan mesjid jami dan jalan sulawesi tersebut dibangun dengan konsep yang sama yakni kembar.

“Dengan konsep tersebut, jembatan juga dibangun melengkung dengan maksud arus transportasi sungai dibawahnya tetap lancar,”katanya.

Arifin mengakui, pembangunan jembatan sulawesi tersebjt sempat molor hingga tiga tahun lantaran terkendala dengan pembebasan lahan.

Pada pembangunan jembatan sulawesi I  tersebut, pemko mengerjakaan sebelah jembatan dahulu, itupun masih trhalang dengan bangunan ruko yang menutup sebagiaj oprit jembatan.

Jembatan sulawesi tersebut menghubungkan kawasan Antasan Kecil Timur dan Barat itu pada awal 2017 silam dibangun dengan anggaran Rp 8,5 miliar.

Arifin Noor kembali menyebutkan pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Sulawesi II sudah beres, sehingga tidak ada alasan lagi untuk menundanya.

Ia menjelaskan keberadaan Jembatan Sulawesi sangat vital, karena arus transportasi atau lalu lintas di kawasan itu semakin padat.

Menurut Arifin, nantinya berbarengan dengan pembangunan Jembatan Sulawesi II, akan dilakukan penataan kawasan Jalan Sulawesi dan Masjid Jami yang sudah cukup padat. Terutama, saat berada di perempatan kawasan oprit. via