Instansi pemerintahan jangan anti dengan wartawan

BARABAI – Sebanyak tujuh orang Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) periode 2019-2022 secara resmi dilantik dan diambil sumpah oleh ketua PWI Kalsel Zainal Hilmie, belum lama tadi.

Terpilih sebagai ketua PWI HST, Syarifuddin dalam sambutan menyampaikan, agar instansi pemerintahan seluruh instansi pemerintahan, jangan anti dengan wartawan atau datang cuma saat ada masalah baru datang kepada wartawan.

Menurutnya, fungsi media hanya sebagai penyeimbang, serta dapat juga sebagai pengawas dalam lancarnya roda pemerintahan dan senantiasa mengungkap suatu masalah dengan asas kebenaran dan sesuai fakta di lapangan.

Kedepan, dia berharap kerjasamanya kepada seluruh instansi pemerintahan baik vertikal maupun jajaran Pemkab HST terutama dalam hal pemberitaan.

Karena diterangkannya, hasil-hasil pembangunan dan kerja dari instansi pemerintahan perlu dipublikasi agar masyarakat tahu, karena sekarang ini sudah era keterbukaan publik.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008, entang Keterbukaan Informasi Publik pada intinya memberikan kewajiban kepada setiap Badan Publik untuk membuka akses bagi setiap pemohon untuk mendapatkan informasi,” katanya.

Dia menambahkan, sebagai awak media akan menempatkan diri di posisi netral terutama dalam meng­hadapi Pilkada 2020 ini, serta berimbang dalam hal memberitakan suatu peristiwa dengan konfirmasi yang jelas kepada narasumber, tidak memainkan opini yang justru dapat membuat gejolak di masyarakat.

“Semoga sinergi dan kerjasama kita selalu terjalin dengan baik agar HST ini lebih maju dan terhindar dari berbagai masalah,” katanya.

Ketua PWI Kalsel, Zainal Hilmie menyampaikan selamat kepada PWI HST, untuk diketahui bersama bahwa setiap media harus berbadan hukum dan anggotanya harus lulus Uji Kopentensi Wartawan (UKW) yang disyaratkan oleh Dewan Pers.humas/mb03