Bupati Kotabaru Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan

Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar saat berada di lokasi bersama rombongan dan meninjau langsung pembangunan jalan antar kecamatan

KOTABARU – Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Alaydrus, SH didampingi sejumlah pejabat SKPD Kotabaru menggunakan transportasi laut dan darat melakukan peninjauan pekerjaan jalan utama penghubung antar kecamatan di Kabupaten Kotabaru, Sabtu (30/11).

Dari pantauan awak media, peninjauan jalan dilakukan Bupati Kotabaru berawal di Kecamatan Kelumpang Tengah dilanjutkan ke Kecamatan Kelumpang Utara, Kecamatan Pamukan Selatan, Kecamatan Sampanahan dan diakhiri peninjauan pekerjaan pengaspalan jalan selesai di Kecamatan Kelumpang Barat.

Peninjauan diantaranya pekerjaan pengerasan jalan dilaksanakan oleh PT Mitra Salam Sari sepanjang kurang lebih 18,200 Km dari Tanjung Batu mengarah ke Pudi dengan menghabiskan anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp11,445 miliar.

Pekerjaan jalan utama di ruas jalan Sulangkit Tanjung Semalantakan di Kecamatan Pamukan Selatan sepanjang 14,975 Km lebar 5 meter dengan total dana APBD tahun 2019 sebesar Rp16,819 miliar dikerjakan oleh PT Liman Jaya.

Pekerjaan pengaspalan diruas jalan Banjarsari Sampanahan dengan total anggaran APBD tahun 2019 sebesar Rp30,359 miliar dikerjakan oleh PT Boga Jaya Tirta Marga.

Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Kotabaru saat ditemui awak media di lokasi pekerjaan pengerasan serta pengaspalan jalan utama, Suprapti Tri Astuti mengatakan, pihaknya berharap pekerjaan selesai tepat waktu, kalaupun ada keterlambatan pekerjaan masih ada perpanjangan waktu.

Sementara itu, Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar Alaydrus, SH mengatakan, pihaknya mulai pagi berangkat menyeberang dari Kotabaru ke Tanjung Batu guna melihat kondisi jalan yang sedang dikerjakan, kemudian langsung ke Pudi kembali lagi ke Tanjung Batu menuju ke Tanjung Semalantakan.

Di Tanjung Semalantakan juga melihat posisi jalan yang sedang dikerjakan, tentu dengan waktu pekerjaan yang tinggal satu bulan lagi ini diingatkan agar jalan ini selesai tepat waktu.

“Mudah-mudahan dengan sisa waktu yang tinggal satu bulan ini semua sudah bisa diselesaikan baik dengan pekerjaan pengaspalan dan pengerasan jalan sampai batas yang telah ditentukan,” tegasnya.

Dia mengatakan, pihaknya fokus prioritas dengan kondisi pekerjaan jalan dulu, kemudian dilanjutkan lagi dengan pembangunan jembatan insya Allah di periode yang kedua.

Dengan kondisi jalan yang sudah diaspal diimbau kepada pengguna jalan, bahwa pihaknya sudah mengeluarkan Perbub bila ada muatan hanya boleh lewat jalan ini berkapasitas 6,5 ton, mudah-mudahan ini bisa dipatuhi.

“Jikalau tidak dipatuhi akan dikenakan sanksi. Mari kita sama-sama memelihara jalan ini guna kepentingan seluruh masyarakat, karena kita masih banyak lagi di kecamatan lain yang akan diselesaikan pekerjaan jalannya,” pungkasnya. bet/ani