Aditya-Iwansyah Bertemu Tokoh Masyarakat

SILATURAHMI – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin dan H AR Iwansyah bersilaturahmi dengan ratusan tokoh Banjarbaru. mb/edoy

BANJARBARU – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin–H AR Iwansyah bertemu ratusan Ketua Rukun Tetangga (RT), Ketua Rukun Warga (RW), dan Tokoh Masyarakat dari 20 kelurahan dan lima kecamatan di Banjarbaru.

Silaturahmi dengan Gubernur Kalsel dua periode (2005-2010 dan 2010–2015) dan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin–H AR Iwansyah digelar di Ballroom Fave Hotel Banjarbaru, Minggu (2/12) malam.

Pada kesempatan itu, pelbagai permasalahan disampaikan, mulai dari permasalahan pembangunan, kesehatan hingga pendidikan. Selain itu, ratusan RT, RW dan tokoh masyarakat ini menyampaikan aspirasi, keinginan, dan harapan.

Dalam silaturahmi ini, Aditya–Iwansyah berjanji akan memperbaiki permasalahan yang disampaikan ini ke depan. Keduanya juga memohon doa restu dan izin kepada para Ketua RT dan RW yang hadir. Untuk pencalonan mereka dalam Pilkada Banjarbaru 2020.

“Para Ketua RT dan RW ini selalu terdepan saat warga menghadapi masalah. Pertemuan kali ini penting karena dihadiri para Ketua RT dan RW yang merupakan ujung tombak menjadikan Banjarbaru lebih maju lagi,” kata Aditya.

Aditya menjelaskan, semua masukan dan aspirasi ini akan ditampung. Karena erat berhubungan dengan slogan Banjarbaru yang maju, agamis, dan sejahtera (Banjarbaru Juara). Dan, akan didiskusikan bersama untuk mencapai jalan keluarnya.

“Dengan dukungan para ketua RT dan RW, kami yakin bisa menerapkan Banjarbaru Juara, saat memimpin nanti,” ujarnya menegaskan.

Sementara itu, di hadapan para ketua RT dan ketua RW, Gubernur Kalsel dua periode H Rudy Ariffin memaparkan pengalamannya tinggal dan bersentuhan dengan Kota Banjarbaru.

H Rudy Ariffin yang tinggal di Banjarbaru sejak tahun 1972, menyaksikan langsung perubahan dan perkembangan Kota Banjarbaru.

“Dulu masih belum banyak orang yang tinggal di Banjarbaru, kota masih sepi. Apalagi dulu Banjarbaru masih menjadi Kota Administratif, yang merupakan bagian dari Kabupaten Banjar. Alhamdulillah saat menjabat Sekda Kabupaten Banjar, kami turut serta membidani kelahiran Banjarbaru menjadi kota pada 20 April 1999,” kata Rudy Ariffin yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Banjar ini.

Rudy Ariffin menjelaskan, perubahan signifikan, terjadi ketika Kantor Gubernur Kalsel pindah ke Banjarbaru. Dimana perpindahan kantor Gubernur Kalsel itu, menjadi bagian visi dan misi yang dirinya sampaikan.

“Sebagian orang waktu itu bertanya-tanya tentang perpindahan Kantor Pemprov Kalsel ini. Alhamdulillah perpindahan perkantoran itu berhasil dilaksanakan. Dengan perpindahan kantor inilah, perkembangan Kota Banjarbaru semakin maju lagi,” ujarnya.

Rudy Ariffin berharap, para ketua RT dan RW mendukung pasangan HM Aditya Mufti Ariffin dan H AR Iwansyah. Dalam Pilkada Banjarbaru 2020 untuk mewujudkan Banjarbaru Juara.dio/rds