Bupati Lombok Barat Puji Perkembangan Koperasi

MARTAPURA – Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid beserta rombongan studi banding di Pemkab Banjar, dan disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar HM Hilman mewakili Bupati Banjar H Khalilurrahman di Aula Barakat, Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar, Martapura, Kamis (28/11) siang.

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas penerimaan ini, dan juga saya sampaikan kunjungan kerja ini selain dalam rangka silaturahmi, kita juga ingin menambah wawasan terkait penataan kelembagaan koperasi & UMKM sektor pertambangan,” ungkapnya.

Bupati Lombok Barat didampingi Kadis Koperasi dan Kadis Tenaga Kerja, serta beberapa camat Lombok Barat dan unsur pendukung lainnya, pada studi bandingnya ke beberapa koperasi di Kabupaten Banjar mengapresiasi konsitensi koperasi yang ada di Kabupaten Banjar.

“Kami yakin koperasi dan UMKM dapat maju tentu juga kontribusi dari Pemkab Banjar, yaitu konsistensi keberlanjutan program-program koperasi dari anggotanya, sehingga koperasi berjalan dengan baik,” ujar Fauzan Khalid.

“Kita dapat saling sharing, karena di Lombok Barat (Lobar) kita mengandalkan sektor Pariwisata, kami di Lobar Pendapatan asli daerah (PAD) dari pariwisata mencapai 40 hingga 50 persen, terlebih fokus Pemerintah Pusat, pada salah satu tempat di NTB masuk sektor prioritas pembangunan, sehingga kedepannnya kami juga membuka destinasi-destinasi baru, karena sangat banyak potensi wisata di tempat kita,” jelasnya.

Sementara Sekda Banjar Hilman mengungkapkan, koperasi saat ini sangat membantu permasalahan dalam bidang pembangunan di daerah terutama untuk masyarakat.

“Dapat kami informasikan bahwa jumlah Koperasi di Kabupaten Banjar, berjumlah 248 unit, yang aktif 161 unit, sedangkan yang tidak aktif berjumlah 87 unit,” kata Sekda Banjar.

Pemerintah Kabupaten Banjar ikut berperan dalam keberadaan koperasi berdasarkan peraturan Bupati Banjar No 46 Tahun 2016, serta mempermudah izin pendirian koperasi UMKM melalui kecamatan berdasarkan Peraturan Bupati No. 40 Tahun 2015. 

Hilman juga menyampaikan beberapa inovasi seperti Smart Koperasi Banjar. “Inovasi ini bergerak di bidang simpan pinjam yang dapat menata administrasi pembukuan, kemajuan pekerjaan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku sehingga Rencana Anggaran Tahunan (RAT)  dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat waktu,” jelasnya.

Selanjutnya, melalui keputusan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan-Selatan tentang Penyetujuan Perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Komoditas Batuan (batu gunung-quarry besar).

“Kami memiliki satu koperasi yang bergerak di bidang pertambangan yaitu Koperasi Unit Desa (KUD) Barakat Usaha Bersama,” terang Sekda Banjar.adi/rds