Jikamaka, Adaro Spectrapreuner

Ciptakan Pribadi-pribadi Mandiri

PESERTA – Seribu peserta pelatihan komputer dan motivasi tahun 2019 mengikuti pembukaan pelatihan yang digagas LPK Pradata Komputer beberapa waktu lalu di Gedung Sarabakawa, Tanjung. mb/amin

LULUHAN Jikamaka lainnya yang usahanya sudah berjalan adalah Anisa Della. Dengan modal awal Rp5 juta bantuan dari CSR perusahaan tambang, bersama 10 rekannya ia memulai usaha pengetikan dan percetakan di dekat Kantor BLK Tabalong.

Setiap bulannya omset yang didapat sudah mencapai 3-5 juta rupiah. Itu didapat dari orderan Dinas PUPR, Kominfo dan Dispenda Tabalong. Adapun pesanannya berupa Kalender, Gelas Mug dan Polpen Berlogo.

“Dari hasil keuntungan itu sementara kita tambah sebagai permodalan dulu, ke depan baru kita bagi 40 persen untuk kita-kita dan 60 persen untuk nambah modal,” jelas Anisa.

Melihat kesuksesan program Jika Belajar Maka Bisa (Jika­maka) yang dimotori, Awiek Hadi Widodo, dalam mencetak tenaga kerja handal dan wira­usaha baru di Tabalong, membuat PT Adaro Indonesia memberikan bantuan kepada Jikamaka melalui dana Corporate Social Res­ponsibility (CSR) nya.

 PT Adaro Indonesia juga menyerahkan dana CSR sebesar Rp40 juta kepada pihak penye­leng­gara sebagai bentuk duku­ngan terhadap kegiatan Jikamaka.

“Program ini sangat men­dukung sekali, karena program ini menciptakan pribadi-pribadi yang mandiri,dan sejalan dengan program Adaro Spectrapreuner,” kata CSR Manager PT Adaro Indonesia, Leni Marliana.

Ke depannya, Leni menga­takan akan terus memberikan dukungan kepada para alumni Jikamaka, terutama bagi mereka yang memiliki usaha sendiri.

“Dari Adaro kita akan ada kelanjutannya, kita akan mem­bantu secara pembinaan terkait legalitas, karena kita lihat beberapa produknya belum memiliki legalitas,” jelas Leni.

Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, mengapresiasi pihak penyelengara, dalam hal ini LPKPradata Komputer dan Komunitas Kunang-Kunang atas konsistensinya menggarap pro­gram Jikamaka sejak 2013 silam.

Hari ini, anak-anak muda yang penuh dengan kepercayaan diri membuktikan, bahwa untuk mencapai tahahan kepercayaan diri tersebut harus terjadi pola pikir, perubahan pola pikir itu salah satu melalui program Jikama ini.

Program ini sangat mem­bantu Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam menyiapkan tenaga-tenaga handal dan siap pakai, serta mencetak para wirausahawan baru daerah ini.

Dari tahun 2013 sampai sekarang sudah 8 ribu tenaga handal dan wirausaha baru tercipta melalui program Jikamaka yang dibantu dana CSR.

“Program ini juga sejalan dengan program Adaro Spectra­preuner, yang sama-sama men­cetak wirausaha baru di daerah ini, keduanya sangat membantu Pemkab Tabalong untuk menc­e­tak 10 ribu wirausaha baru di periode kedua pemerintahan kami,” kata Bupati Anang.(ain-selesai)