loader image

Tim Surveior Akreditasi Kunjungi Puskesmas Bati-Bati

Bupati Tanahlaut, H Sukamta berfoto bersama jajaran Dinkes Kabupaten Tanahlaut dan Tim surveior dari Komisi Akreditasi Fasilitasi Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam rangka reªakreditasi Puskesmas

PELAIHARI – Puskesmas Bati-Bati, Kabupaten Tanahlaut (Tala) dikunjungi tim surveior dari Komisi Akreditasi Fasilitasi Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam rangka re-akreditasi.

Tinjuan terkait tahapan dalam penyusunan dokumen, apakah sesuai dengan peraturan-peraturan dari kementerian kesehatan, maupun peraturan yang ada di daerah.

Selain itu, Standar Operasional Prosedur (SOP) semua harus disusun sehingga dalam pelaksanaan atau pelayanan sesuai dengan SOP yang ada.

“Apa yang ditulis itu dikerjakan, kemudian yang dikerjakan itu yang harus ditulis,” jelas Kepala Bidang Pencegah dan Pengendali Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tala, Antonius Jaka, Kamis (14/11).

Selanjutnya, sambung Antonius, ada pra-akreditasi yang disurvei Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel untuk menilai layak atau tidaknya maju pada tahap akreditasi.

“Kalau Puskesmas sudah me­n­dapatkan skor 75 dari Dinkes Provinsi, baru akan diajukan akreditasi. Sebab apabila nilainya kurang dari 75, maka dinyatakan tidak lulus,” ujarnya.

Puskesmas Bati-Bati sendiri pada 2016, lanjut Antonius,  mendapat kategori madya. Artinya Puskesmas Bati-Bati sudah men­dapat skor 85. “Ada lima kategori yakni kategori tidak lulus, kategori dasar, madya, utama dan pari­purna,” terang Jaka.

Antonius berharap, Puskesmas Bati-Bati mendapat kategori pari­purna. Sebab apabila dilihat dari pelayanan masyarakat, cukup bagus, sarana prasarana, SOP yang sudah ada dan akumulasi tertata.

Sementara itu, Bupati Tala, H Sukamta yang juga turut berhadir mengatakan, penilaian akreditasi dapat memacu puskesmas untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga pada akhirnya, diharapkan terbina puskesmas dengan sistem pelayanan, mutu dan kinerja yang baik. can/ani