Komisi IV Miris Pemko Tak Membantu Nenek Sabariah

Kondisi rumah nenek Sabariah sangat tidak layak disebut hunian
Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hari Kartono dari Partai Gerindra

BANJARMASIN – Jajaran komisi IV DPRD Kota Banjarmasin miris sekali, setelah mendengar pihak pemerintah kota melalui Dinas Sosial (Dinsos), tak berani melakukan perbaikan rumah nenek Sabarih (120) , dengan alasan tempat tinggal nenek dijalur hijau.

Pasalnya, kondisi nenek Sabariah warga Kelurahan Antasan Kecil Timur (AKT) RT.17 tersebut, sangat tidak layak lagi disebut tempat tinggal seorang nenek tersebut, apalagi menurut informasi selama 10 tahun tak tersentuh bantuan rehab rumah tersebut.

“Sebagai wakil rakyat sanga menyayangkan sekaligus memprihatinkan, di ibukota provinsi itu masih terdapat tempat tinggal seorang nenek kondisinya menyedihkan dan 10 tahun tak tersentuh perbaikan,”ungkap anggota komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Hari Kartono.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Hari Kartono ini mengatakan, kondisi rumah nenek Sabariah warga Kelurahan Antasan Kecil Timur, RT 17 yang memprihatinkan itu, menjadi sorotan anggota Komisi IV DPRD Banjarmasin, dengan adanya kabar menyedihkan dari salah satu warga Banjarmasin.

Bagi Komisi IV yang bergerak di bidang kesejahteraan, bisa dirasakan selama ini mungkin lepas dari pantauan pemerintah, bahwa rumah nenek Sabariah sudah sangat parah dan tidak layak  dihuni seorang nenek yang berusia 120 tahun.

“Oleh karena itu dia menyayangkan, penataan kota yang sudah bagus, tetapi masih ada masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan,”katanya.

Lebih jauh dijelaskannya, kondisi rumah nenek Sabariah sendiri, sudah teratasi dengan swadaya masyarakat atas inisiasi Dinas Sosial, sebab memang bangunan rumah tersebut, letaknya ada di atas ruang hijau sehingga tak dapat masuk di dalam program bantuan bedah rumah Dinsos.

Bahkan dalam rapat kerja tadi sudah dipertanyakan dan data-data warga warga yang kurang mampu, agar pihaknya mengetahui ada masyarakat yang memang perlu bantuan, dari pemerintah pihaknya akan usahakan bisa segera tertangani.

“Tidak cuma nenek Sabariah saja tetapi yang sama di Kuin Selatan perlu dapat perhatian untuk memberikan bantuan dan meminta Dinsos bisa membantu warga lainnya yang berdampak sama,”jelasnya.edo