Polres Jaring 2.377 Pelanggar Lalu Lintas

DIAMANKAN – Sepeda motor yang terjaring dalam Operasi Zebra Intan 2019 di wilayah hukum Polres Banjarbaru, diamankan di halaman Mapolres Banjarbaru. mb/ist

BANJARBARU – Selama pelaksanaan Operasi Zebra Intan 2019 yang digelar Sat Lantas Polres Banjarbaru selama 14 hari terhitung dari tanggal 23 Oktober 2019 hingga 5 No­vember 2019 di wilayah hukum Polres Ban­jarbaru, telah terjaring sebanyak 2.377 pelanggar lalu lintas.

Selama pelaksanaan kegiatan berbagai himbauan disampaikan baik melalui TV, radio, media cetak, media online dan media sosialkepada masyarakatr agar selalu membawa kelengkapan surat-menyurat kendaraan bermotor serta kelengkapan lainnya, dan selalu taat kepada aturan lalu lintas di Kota Banjarbaru.

Saat pelaksanaan kegiatan, petugas masih banyak me­nemukan pelanggaran lalu lintas. Terbukti dalam pe­lak­sanaan selama 14 hari Operasi Zebra Intan, petugas me­la­kukan penindakan berupa tilang sebanyak 2.377 pelanggar, baik roda 2 maupun roda 4.

Kasat Lantas Polres Banjarbaru AKP Gustaf Adolf Mamuaya SE SIK menjelaskan, dari 2.377 pelanggar ini didominasi pelanggar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan tertinggal Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Dari data Operasi Zebra Intan Tahun 2019 mengalami peningkatan jumlah pelanggar, dimana pada Operasi Zebra Intan Tahun 2018 ditemukan sebanyak 1.660 pelanggar baik roda 2 maupun roda 4,” katanya.

Selain itu, juga ada yang berbeda dalam pelaksaan kegiatan Operasi Zebra Intan Tahun 2019 ini. Pihaknya bersama Kejaksaan Negeri Banjarbaru dan Pengadilan Negeri Banjarbaru, beberapa kali melakukan metode sidang di tempat. “Pelanggar langsung membayar tilangnya sesuai hasil putusan sidang,” ujar Gustaf. ril/dio