Terima Pesanan Pesawat 737 MAX

LONDON – Pro­du­sen pesawat Boeing ak­hirnya dapat men­ja­ga pesanan pesawat per­tamanya setelah be­berapa bulan di tahun ini tidak mendapat or­der­an. Selama sem­bi­lan bulan terakhir tahun ini, perusahaan tersebut mengalami kesulitan penjualan yang signifikan.

Boeing 737 MAX di seluruh negara ditarik setelah terjadi dua kecelakaan fatal dalam lima bulan yang enewaskan total 346 orang. Boeing pun berjuang agar produk pesawat bikinannya bisa kembali beroperasi akhir tahun ini.

Untuk pertama kalinya dalam sembilan bulan terakhir tahun ini, Boeing 737 MAX akhirnya diboyong oleh seorang pelanggan jet bisnis yang tidak diketahui identitasnya. Namun, pesawat pe­sanannya telah diterbangkan pada September lalu.

Penghitungan pesanan bersih yang masuk ke Boeing, ter­masuk pembatalan, adalah 84 pesanan selama sembilan bulan per­tama pada 2019. Hal ini juga karena terpukul oleh ke­ba­ng­krutan Jet Airways India, yang mengakibatkan Boeing me­ng­e­lu­arkan 210 pesawat dari backlog pesanannya.

Sementara, saingannya dari Eropa, Airbus, tengah mujur. Airbus memiliki 127 pesanan bersih tahun ini. Perusahaan menagetkan pada tahun ini bisa melakukan pengiriman sebanyak 880 hingga 890 unit pesawat meski ada hambatan pabrik. rep/mb06