loader image

SMADA Kawinkan Gelar

BANJARMASIN – Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Banjarmasin H Bahtiar dan keluarga besar SMADA mengatakan kepada wartawan Selasa, men­yambut gembira perjuangan dan apresiasi ke­pa­da anak-anak hingga keluar menjadi juara ini menjadi sejarah baru futsal SMADA bisa mengawinkan 2 gelar sekaligus.

” Saya tahu perjuangan mereka untuk juara tahun ini dengan berlatih tekun setiap hari , bahkan berlatih sejak pukul 6.00 pagi setelah sholat subuh bahkan mandi pun mereka disekolah agar tidak terlambat masuk sekolahnya,” jelasnya bangga. 

Keluarga besar SMADA mengucapkan terima kasih dan bangga atas gelar yang diraih anak-anak karena sebelumnya juga mereka juara 1 Walikota cup Banjarmasin, juara 1 piala Hydro Coco seri nasionalnya di Solo dan terakhir juara 1 piala Pocari Sweat dan seri nasionalnya di Bandung bulan depan.

Ini tahun kado paling istimewa bagi saya dan keluarga besar SMADA khususnya diulang tahun saya ke 60 tanggal 13 Oktober nanti dan juga hadiah istimewa purna tugas saya di SMADA 1 November nanti.

“Kami mohon doa kepada warga banua dan Banjarmasin anak-anak bermain 2 di seri nasional nanti Solo dan Bandung bisa juara nasional dan internasional me­ng­ha­rumkan nama banuanya,” sebutnya

Edo salah satu pemain SMADA yang juga mantan pemain BTS Surabaya U19 tahun 2019 kepada wartawan menjelaskan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungan total sekolah dan para orang tua pemain sangat luar biasa hingga kami bisa juara.

Ketika final saja para guru-guru SMADA, SPIMAN datang ke GOR Rudi Res­na­wan sejak siang hari hari termasuk para orang tua pemain bahkan mereka rela naik sepeda motor dan kehujanan selama dijalan, ini kekompakan yang sangat luar biasa,” ungkapnya bangga.

sebelum menjadi juara 1 SMA Negeri II (SMADA) Mulawarman Banjarmasin dalam Regional Match Futsal Pocari Sweat 2019 Kalselteng yang digelar selama 3 hari 5 sampai 7 Oktober ber 2019 di GOR H Rudi Resnawan Banjarbaru.

Sebelum melaju kebabak final Regional Match Pocari sweat 2019 SMADA meng­alahkan tim futsal SMADA VS Man 3 dengan skor 3-1, SMK 4 VS SMADA skor 5-0, SMADA VS SMA Negeri 5 skor 8-0, SMADA VS SMK Gambut skor 5-1, dalam seminal final SMADA VS SMA 2 Banjarbaru skor 2-0 dan mengalahkan sang juara bertahan SMA Negeri 4 Banjarmasin VS SMADA skor 0-2 hingga lahir juara baru.

Pada babak final 4 besar yang diikuti sekitar 32 sekolah swasta dan negeri tim SMADA yang digawangi Ade, Danu, Haikal serta Edo Hifni, Yoga dan Rafi menghadapi rivalnya yakni SMA Negeri 4 Banjar­masin dan SMA 2 Negeri Banjarbaru.

Dalam pertandingan untuk melaju ke final tersebut yang dihadiri ribuan penonton para suporter SMA masing-masing sehingga suasana GOR Rusdi Resnawan penuh sesak hinggar lagu-lagu penyemangat tim futsal masing-masing dengan lagu-lagu kebangsaan.

Pertandingan antara SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 2 tampak semakin menarik karena masing-masing melakukan jual beli serangan dan bermain terbuka bahkan ada anggapan ini final terbaik selama ini karena SMA 4 juga diperkuat pemain pra pon 2019 dan SMA 2 diperkuat 2 orang pemain Bintang Timur Surabaya (BTS) liga pro U19 Edo dan Haikal.

Wahyu pelatih kepala SMA 2 Banjarmasin di sela kegiatan pertandingan final kepada wartawan mengatakan, dalam investasi olahraga pelajar se Kalselteng yang digelar Pocari Sweat, Alhamdulillah anak didiknya SMADA menjadi juara 1, karena anak-anak bermain sangat apik dan baik semua mengikuti intruksi pelatih pihaknya.

Mereka tim SMADA juga rajin melakukan ritual keaga­maan sebelum pertandingan dimulai seperti melakukan iktikaf di kemakam Guru Sekumpul Martapura, makan Pangeran Sultan Surianyah Kuin Selatan dan juga makam Habib Basirih serta habib-habib lainnya dan iktikap subuh ke Masjid sebelum final dimulai, ini yang membuat kami bangga sebagai pelatih keagamaan mereka sangat kuat,” tutup Wahyu dan Dodi. Mad