Kalsel Retas Sejarah Edukasi – Peningkatan SDM Aparatur Desa

Kepala Badan PSDMD Provinsi Kalsel, H Nisfuani berfoto bersama pejabat dari Kemendagri dan pejabat BPSDMD Kalsel di Banjarbaru

BANJARBARU – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI,  memberikan apresiasi atas kepe­loporan Gubernur Kalsel, H Sah­birin Noor dalam membina Ba­dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPS­D­MD) setempat untuk terus beri­no­vasi melalui program kerja terukur.

Salah satu inovasi terbaru adalah membangun ko­mu­nikasi dan kerja sama dengan Peme­rintah Kabu­paten/Kota untuk menggelar edukasi bimbingan teknis bagi apa­ratur desa.

“Saya bangga dengan sistem kerja BPSDMD Kalsel yang selalu kreatif dalam menciptakan program kerja,” tutur Aferi S Fudail, Direktur Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Kemendagri RI, di Banjar­baru, Selasa (13/8).

Alferi yang datang ke Kalsel untuk menjadi narasumber utama pada pembukaan Bintek Khusus Percepatan Penataan Kewe­nangan Desa Pemerintah Kabu­paten Tanah Bumbu, di BPS­DMD Kalsel, di Banjarbaru.

Membanggakan lagi, sebut Alferi, Kalsel berhasil meretas sejarah di bidang edukasi ini. Sebab dari 34 BPSDMD di Indonesia, baru Kalsel yang menggelar edukasi untuk aparatur desa dengan bekerja sama dengan pemda seperti yang dilaksanakan.

Kendati demikian, lanjut pejabat Kemendagri ini, apa yang dilakukan BPSDMD Kalsel tentu berkat regulasi dan komitmen kuat gubernur dalam mening­katkan mutu SDM daerah.

Diutarakan, tanpa kepedulian yang tinggi dari seorang kepala daerah, maka upaya peningkatan kualitas SDM daerah akan terhambat.

Salah satu bentuk kepedulian gubernur itu adalah adanya inisiasi dan kepeloporan BPSDM Kalsel memfasilitasi terselenggara bintek aparatur desa bekerja sama dengan Pemkab Tanah Bumbu.

Pembangunan desa tidak dapat hanya dilihat dari fisik saja, tetapi juga yang paling penting adalah kompetensi sumber daya manusia yang ada di desa tersebut.

Ditambahkan, peran BP­SDM disini strategis untuk mencetak perangkat desa yang kompeten, karena bukan ranah­nya Dinas PMD mencetak SDM desa. Tapi ranahnya BPSDM atau unit peningkatan kompetensi dan BPSDM Kalsel ini tepat sekali.

Kabupaten Tanah Bumbu merupakan salah satu Kabupaten di Kalsel yang aktif dan serius dalam pembangunan pedesaan di daerahnya.

Sementara itu, Kepala BPS­DMD Kalsel, Nisfuani didam­pingi Kabid  Pengembangan Kompetensi Teknis, AM Roben­syah mengatakan, pihaknya terus menjalin sinergi dengan peme­rintah pusat dan daerah kabupaten kota se-Kalsel.

Dikatakan Nisfuani, Kabu­paten Tanbu menjadi perco­n­tohan bagi Kabupaten lain yang ingin meningkatkan kualitas aparatur desanya bersama dengan BPSDMD Kalsel. Hal itu sesuai arahan gu­bernur agar perangkat daerah yang berkompeten memberikan pelatihan terbaik sesuai tugasnya.

Program peningkatan kua­litas SDM daerah juga meru­pakan penjabaran dari visi mewujudkan Kalsel Mandiri dan Terdepan (MAPAN), Lebih Sejahtera, Berkeadilan, Berdikari dan Berdaya Saing.

Pelaksanaan Bintek Khusus pecepatan penataan kewenangan desa pertama kali di Kalsel ini diikuti oleh 432 peserta dari 75 desa di  Tanbu.

Bintek dibagi menjadi dua angkatan yang masing-masing mengikutsertakan perwa­kilan dari kecamatan, pen­damping desa dan Inspektorat Daerah. dev/ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *