loader image

UP2K PKK Turunkan Angka Kemiskinan

mb/humas prov
BIMBINGAN – Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, H Mahyuni saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel pada Bimbingan Teknis Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK tahun 2019 di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengungkapkan, saat ini angka kemiskinan di Kalsel sekitar 4 persen atau angka terendah di Pulau Kalimantan, bahkan secara rata-rata nasional sekitar 9 persen.

“Saya kira penurunan angka kemiskinan tersebut tidak terlepas dari peran semua elemen masya­rakat, termasuk kader Usaha Peningkatan Pendapatan Kel­u­ar­ga PKK,” tandasnya di Banjar­masin, kemarin.

Ungkapan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor tersebut seperti tertuang dalam sambutan tertulis dibacakan Kepala Dinas Perin­dustrian Provinsi Kalsel, H Mahyuni pada pembukaan Bim­tek UP2K PKK se-Kalsel, di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Menurut Paman Birin (sa­paan akrabnya), keberadaan kader UP2K PKK hingga desa telah mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi pada program pengentasan kemiskinan yang sedang gencar dilaksanakan pemerintah.

Karena itu, Paman Birin men­yampaikan apresiasi atas ki­nerja kader UP2K PKK sebagai mitra pemerintah telah berupaya mening­katkan pendapatan ke­luarga sehingga terjadi perbaikan ke­sejahteraan keluarga di banua ini.

Paman Birin mengatakan, salah satu capaian dari kader UP2K PKK tersebut adalah dengan diraihnya penghargaan upakarti dari UP2K PKK Ke­nanga, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sebagai bagian dari pembinaan PKK.

Namun demikian, Paman Birin mengingatkan, bahwa prestasi yang telah dicapai salah satu UP2K PKK tersebut hen­daknya jangan membuat terlena dan merasa cukup, tetapi terus berusaha semaksimal melakukan terobosan sesuai potensi setempat.

Paman Birin juga berharap kader UP2K PKK yang ada di kabupaten/kota se-Kalsel agar membangun kemitraan dengan pelaku usaha yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) agar semakin maju dan berkembang.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel, Hj Raudatul Jannah Sahbirin, SKM, MKes dalam sambutan tertulis dibacakan Wakil Ketua IV, Hj Rusmawati Aminuddin Latif mengharapkan kader UP2K ikut berpartisipasi dalam penang­gulangan kemiskinan.

Sebagai Kader UP2K PKK bersentuhan langsung masya­rakat, katanya, memiliki peran strategis dalam upaya mening­katkan kesejahteraan keluarga.

“Saya berharap UP2K PKK berusaha membantu PKK keca­matan dan desa melahirkan produk unggulan sehingga mampu bersaing serta Kader UP2K PKK juga harus bisa manfaatkan teknologi untuk meningkatkan perekonomian dan kesra keluarga,” katanya.

Dilaporkan panitia, Bimtek UP2K PKK ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan keuangan UP2K PKK di Kalsel.

Dalam Bimtek UP2K PKK se-Kalsel tahun 2019, antara lain tampil sebagai narasumber dari Tim Penggerak PKK Pusat, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kalsel, DR H Gustafa Yandi, MSi. ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *