loader image

Raperda Dana Cadangan Pilkada Tahap Finalisasi

Ilham Noor

BANJARMASIN – Ran­cangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Dana Cadangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 sudah memasuki tahapan finalisasi.

Langkah selanjutnya, Biro Hukum Sekdaprov Kalsel menyiapkan berita acara terhadap hasil rapat ini dan menyampaikan ke Ke­mendagri untuk mendapatkan fasilitasi.

“Kami sudah menye­pakati 13 pasal yang tercan­tum dalam raperda tersebut baik substansi maupun proses lainnya. Langkah selanjutnya, Biro Hukum Sekdaprov Kalsel menyiapkan berita acara terhadap hasil rapat ini dan menyampaikan ke Kemendagri untuk mendapatkan fasilitasi,” ujar Ketua Panitia Khusus Raperda tersebut, Ilham Noor di Banjarmasin, Rabu (31/7).

Ilham berharap hasil fasilitasi Kemendagri terhadap Raperda Dana Cadangan Pilkada 2020 ini bisa segera diterima sehingga Raperda tersebut bisa segera disahkan menjadi Perda.

Pasalnya, jika hasil fasilitasi Kemendagri berlarut-larut maka dampaknya Badan Anggaran DPRD Kalsel tidak dapat menganggarkan dana cadangan Pilkada ini dalam APBD Perubahan Tahun 2019.

“Jika tidak dianggarkan dalam APBD-P 2019 maka akan menjadi beban pada APBD 2020,” jelasnya. Politisi Partai Gerindra ini menambahkan total dana cadangan Pilkada 2020 sebesar Rp210 miliar yang dianggarkan secara bertahap yakni tahun 2019 ini sebesar Rp150 miliar dan pada tahun 2020 sebesar Rp60 miliar.

Ilham menambahkan sesuai dengan rapat Badan Musyawarah DPRD Kalsel, pengesahan Raperda Dana Cadangan Pilkada 2020 tersebut dalam rapat paripurna yang dijadwalkan pada 8 Agustus 2019.rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *