Berantas Narkoba Sampai Tuntas

H. Suripno Sumas

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap Ditresnarkoba Polda Kalsel yang berhasil menggalkan peredaran sabu seberat 1 Kg yang ditengarai asal jaringan Malaysia.

Sekaligus wakil rakyat juga prihtin karena peredaran narkoba jenis sabu masih saja beredar di bumi Lambung Mangkurat ini, padahal sudah banyak korban berjatuhan atas penggunana barang haram jenis sabu ini.

Hal tersebut disampaikan, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H. Suripno Sumas, mengatakan, turut prihatin atas temuan sabu 1 kg dalam kemasan baru yang dibuat seperti sanset teh bermerek bunga matahari, sepintas seperti teh yang diminum sehari-hari.

“ Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Polda Kalsel yang sudah membongkar jaringan internasional sehingga peredaran narkoba bisa dicegah, kami juga minta pihak kepolisian mendalami dan menindaklanjuti sampai tuntas karena tidak memungkinkan provinsi lain ada juga kesukan narkoba jenis sabu tersebut,” ujar Suripno Sumas di Banjarmasin, Kamis (25/7).

Oleh karena itu pihak kepolisian diminta menindaklanjutinya, selain itu yang paling prihatin berdasarkan informasi jaringan pengendali ada dari Lapas yang seharusnya ditindak lanjuti.

Kalau sesuai organisasi dan SOP di Lapas tidak boleh sampai ada handphone, ini malah yang mengendalikan dari Lapas agar diperketat kalau sebelumnya pelonggaran penggunaan handphone agar ditiadakan saja.

“ Saya kira kalau sudah SOP di Lapas tidak ada penggunaan komunikasi termasuk juga handphone dan kenyataan itu tidak bisa dicegah, perlu dilakukan langkah persuasip dan penindakan kepada petugas karena bagaimanapun yang namanya alat komunikasi itu ada benda tidak mungkin diselundupkan kalau tidak ada keterlibatan petugas,” jelasnya.

Lapas kalau ingin menghilangkan upaya adanya komunikasi berupa handphone atau sarana lain masuk di Lapas. “Maka Kepala Lapas harus berindak tegas kepada jajarannya agar hal itu bisa teratasi, dan itu saya kira tindakannya tidak hanya administrasi kalau perlu pemecatan,” tegasnya.

Harapan kedepan pihak aparat Polda Kalsel terkait lebih maksimal lagi melakukan pemberantasan narkoba sampai tuntas, siapa bandar pemasok, pengedar dan pemakainya harus tuntas dibasmi kalau perlu beri hukuman berat bagi mereka pengguna dan pengedar narkoba.rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *