Pencairan Dana Bos Kembali Terlambat

Totok Agus Daryanto

BANJARMASIN – Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk seluruh sekolah di Banjarmasi, kembali terjadi keterlambatan hingga triwulan kedua, pada dana BOS tersebut sudah dicairkan pada Juni lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengakui, bahwa adanya keterlambatan dalam pencairan dana BOS itu, hal ini untuk sekolah di Kota Banjar­masin. Namun menurutnya, wewenangan pencairan itu, sepenuhnya ada di Dinas Pendidikan Kalimantan Selatan (Kalsel), sedangkan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, hanya menerima transfer saja.

“Dinas Pendidikan Banjarmasin sudah melakukan pemberitahuan ke Dinas Pendidikan Provinsi, berkaitan dengan keterlambatan proses pencairan dana BOS tersebut,”ungkap Totok, Senin (15/7).

Dikatakannya, keterlambatan itu dikarenakan adanya kendala pada administrasi dari pusat ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel. irinya berharap kendala itu bisa segera terselesaikan, agar keterlambatan pencaitan dana BOS itu, bisa segera diselesaikan, “Mungkin karena ada kesalahan administrasi makanya jadi terlambat,” katanya.

Secara terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Deddy Sophian menegaskan, penggunaan dana Bos tersebut, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, agar bisa mengakomodir sejumlah keluhan, terkait sekolah rusak yang ada di kota itu.

Dengan terjadinya keterlambatan itu, tentunya pihak sekolah tidak bisa menjalankan aktivitasnya, terutama untuk memenuhi kebutuhan sekolah, salah satunya pembayaran gaji guru honor, diambil sebagian dari dana BOS tersebut.

“Kita minta pihak Pemko Banjarmasin segera mencarikan solusi untuk memenuhi keterlambaran pencairan dana BOS dari Pemprov Kalsel, apalagi sekarang sekolah sudah proses belajar mengajar,”tegasnya.edo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *