5 Kali Tak Terealisasi

Pemko – Pelindo Perpanjang Perjanjian Kerjasama

mb/ist
PERJANJIAN – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina saat menandatangani MoU terkait pembangunan Pelabuhan Martapura Lama dan pengembangan pelabuhan Trisakti, Senin (15/7).

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjar­masin dan PT. Pelindo III kembali melakukan penan­datangan kerjasama (MoU) terkait pem­bangunan Pelabuhan Martapura Lama dan pengembangan pelabuhan Trisakti, di rumah dinas kepala Pelindo III, Senin (15/7).

Perjanjian ini merupakan per­janjian kelima kalinya yang dilakukan kedua belah pihak.  MoU antara Pihak Pelindo III Wilayah Kalimantan dilakukan oleh CEO Pelindo III Boy Robyansyah  bersama dengan Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina didampingi Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah.

Ada enam item perjanjian yang diperpanjang kerjasamanya, di­antaranya pengelolaan pela­buhan Martapura Lama dan pengambangan pelabuhan Tri­sakti sebagai pintu utama eko­nomi regional ke depan.

CEO PT Pelindo III Regio­nal Kalimatan, Boy Robyanto mengungkapkan, kerjasama ini kembali menindaklanjuti enam perjanjian kerjasama yang ter­stunda tersebut.

“Perjanjian tersebut yang sempat disepakati diantaranya penyediaan depo peti kemas, pengelolaan pelabuhan Martapura lama, dan pelabuhan Trisakti,” ujar Boy.

Tak hanya itu, Pelindo juga meminta penertiban retribusi pelabuhan Martapura Lama yang sudah berlangsung lama.  “Kami juga ingin pemko membantu menyediakan lahan untuk pinjam pakai di kawasan Trisakti. Permintaan itu juga mendesak untuk river side dari river city sebagai kota seribu sungai yang diwujudkan menjadi kota wisata sungai,” jelasnya.

Boy juga menawarkan kerja­sama baru kepada pemko sebagai penyediaan lahan di kawasan Trisakti untuk depo peti kemas

“Ini harus segera, karena kapa­sitas depo peti kemas sudah overload.kini kapasitasnlahan kami sudah diatas 70 persen sehingga kami kini melakukan penataan ulang untul depo peti kemas tersebut dan kami ingin dalam dua tahun dapat tersedia lahan tersebut,” katanya.

Boy mengatakan, perjanjian tersebut telah disepakati dan menargetkan agar perjanjian tersebut terealisasi. “Paling tidak ada satu atau dua perjanjianlah yang terealisasi,” katanya.

Apalagi pada Oktober nanti akanda reshuffle lagi di Pelindo III. Sehingga pihaknya pun mendesak realisasi perjanjian tersebut.

“Makanya akan kami speed up juga kerjasama ini agar dapat terlaksana karena terjadinya bongkar pasang di Pelindo, “katanya.

Sementara, Wali Kota Ban­jar­­m­asin H.Ibnu Sina menga­takan, Pemkot Banjarmasin berusaha untuk terus membuka diri dan bersinergi dengan semua pihak, terutama pihak yang berada di Kota Banjarmasin, salah satunya adalah PT Pelab­u­han Indonesia III.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Banja­r­masin senantiasa bersinergi dengan semua pihak yang ada di Kota Banjarmasin,  kita punya pelabuhan dan kita harus bangga karena Banjar­masin punya pelabuhan laut yang menjorok ke suai,” ujarnya.

Mudah-mudahan dengan adanya MoU tersebut, lanjutnya, ke depannya akan bermanfaat  baik untuk arus barang dan jasa, juga untuk pergerakan ekonomi Pro­vinsi Kalsel khususnya Kota Ban­jarmasin. “Tentunya, bagi kami pemerintah kota, dengan ada­nya kegiatan ini harus men­da­pat­kan penghasilan untuk penda­patan daerah,” demikiannya. via

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *