Bupati : Tanahlaut Mampu Jadi Produsen Bawang Merah

Bupati Tanahlaut, H Sukamta bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ahmad Mustadi saat melakukan panen bawang merah di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari

PELAIHARI – Potensi tanam bawang merah dengan sistem penang­karan di Bumi Tuntung Pandang Tanahlaut (Tala) menuai hasil maksimal, terbukti Kelompok Tani (Poktan) “Jaya Makmur” Dusun Jayau Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari bisa melakukan panen.

Panen bawang merah di Desa Ambungan tersebut, Rabu (10/08) dihadiri Bupati Tala, H Sukamta dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Tala, Ahmad Mustahdi, Dinas Pertanian Provinsi Kalsel dan para Penyuluh Pertanian setempat.

Bupati Tala, H Sukamta pun secara langsung memanen hasil tanaman dari para petani Dusun Jayau tersebut, usai memanen bawang merah tersebut Sukamta bahkan mencicipi bawang tersebut secara langsung.

“Rasanya kurang pedas tapi agak keras teksturnya, kualitasnya sangat baik, sangat cocok untuk dibuat lalapan,” ujar Sukamta usai mencicipi bawang merah tersebut.

Melihat hasil panen dari para petani itu, Bupati Sukamta, meng­apresiasinya. “Saya kira ini adalah salah satu kemajuan luar biasa di bidang pertanian Tala, karena sampai saat ini di wilayah Kalimantan belum ada yang memproduksi bawang merah secara mandiri,” katanya.

Dia berharap nanti kita akan menyuplai kebutuhan bawang merah ini, khususnya untuk wilayah Kalsel, karena panen kita ini sangat luar biasa berhasil. “Saya yakin kedepan kita dapat menjadi produsen bawang merah,” ucapnya.

Sukamta juga berpesan kepada para petani agar terus mengem­bangkan budidaya pertanian bawang merah. “Pasarnya sangat luas di Kalimantan ini dan harganya pun sangat fluktuatif sering naik secara mendadak sehingga berpotensi memberikan keuntungan yang sangat besar,” ujarnya.

Pria yang kerap disapa Kamta itupun juga ingin agar para petani dapat mencari informasi tentang bertani bawang merah melalui internet. “Sekarang zaman canggih pasti HP bapa dan ibu semua android, jadi bisa cari informasi di internet karena pasti sangat banyak informasi penting yang ada di internet,” tutupnya.

Semenetara itu, salah seorang petani bawang merah dari Dusun Jayau, Gunawan mengatakan bawang merah yang dipanen hari ini adalah bibitnya berasal dari bantuan pemerintah. ia juga mengatakan bahwa ini adalah panen keempat bersama dengan kelompok tani.

“Saya kira ini adalah panen ke empat, sedangkan bibit kita dapat bantuan dari pemerintah sebanyak dua ton,” ujarnya.can/ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *