245 Jemaah Haji Tanah Bumbu Berangkat Tahun 2019

BATULICIN – Sebanyak 245 orang jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Tanah Bumbu bakal berangkat tahun 2019 ini dengan terbagi menjadi dua Kelompok Terbang (Kloter) yakni 222 jamaah tergabung dalam Kloter 7 dan 23 jamaah lansia berada pada kloter 19.

Bupati Tanbu, H Sudian Noor diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, HM Thaha menutup pelaksanaan Bimbingan Manasik Massal JCH Tanah Bumbu tahun 2019 di Mesjid Darul Mu’minin Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Senin (08/07) siang.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab­u­paten Tanbu, H Abdul Basit beserta jajarannya, Kabag Kesra Setdakab Tanbu, H Ahmad Fauzi beserta jajarannya dan JCH.

Bupati Tanbu, H Sudian Noor dalam sambutan tertulis dibacakan Staf Ahli Bupati, HM Thaha menyambut gembira telah selesainya pelaksanaan Bimbingan Manasik Massal JCH Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 1440 Hijriah.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Bimbingan Manasik Massal JCH ini,” kata bupati.

Bupati berharap, dengan adanya manasik haji ini semakin mening­katkan pengetahuan para JCH tentang bagaimana menjalankan ibadah haji sehingga nantinya dapat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci sesuai dengan apa yang diajarkan hukum Islam agar dapat menjadi haji yang mabrur.

“Semoga dengan telah selesainya Bimbingan Manasik Haji ini, para JCH Kabupaten Tanah Bumbu semakin memahami pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun haji serta dapat mempersiapkan diri, baik mental maupun rohani dan meman­tapkan niat untuk menunaikan ibadah haji,” ujar bupati.

Tak lupa pula, bupati meng­ingatkan agar JCH senantiasa menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan sebaik-baiknya. Sebab dengan kondisi tubuh yang sehat dapat melaksanakan segala rukun haji dengan baik dan benar.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tanbu, H Abdul Basit mengatakan pada tahun 2019 ini dilaksanakan sebanyak 11 kali bimbingan manasik haji terdiri dari delapan kali tingkat kecamatan, tingkat kabupaten dan satu kali bekerjasama dengan MUI.

Adanya manasik haji ini tentunya JCH sudah memiliki ilmu dalam melaksanakan ibadah haji. Kepada jemaah calon haji, dirinya berpesan agar jama’ah dapat melaksanakan ibadah haji sesuai dengan petunjuk dari pembimbing. rel/mz/ani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *