Ratusan KPM Sudah Sejahtera Mandiri

BANJARMASIN – Sejak diluncurkannya program keluarga harapan (PKH) tahun 2005, untuk tahun 2019 ini tercatat ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) sudah sejahtera mandiri sehingga mereka keluar dari PKH.

“Tahun 2019 ini ada 294 KPM yang selama ini menerima dana PKH di Kalsel yang sudah sejahtera mandiri sehingga tidak lagi menerima dana PKH,” kata Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Pada Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Drs H Suryadi, MA, di Banjarmasin, kemarin.

Suryadi menyebutkan, KPM yang sudah sejahtera mandiri dan memiliki usaha sehingga tidak lagi menerima bantuan dana PKH tersebut tersebar pada 11 kabupaten/kota se-Kalsel.

Dari 294 KPM PKH di Kalsel yang sudah sejahtera mandiri tahun 2019 ini, kata Suryadi terbanyak di Kabupaten Tanahlaut (Tala) sebanyak 75 keluarga, disusul Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sebanyak 50 keluarga.

Selain itu, Kota Banjarmasin sebanyak 48 keluarga, Kota Banjarbaru 24 keluarga, Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Banjar masing-masing sebanyak 22 keluarga, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), 17 keluarga.

Selanjutnya, Kabupaten Balangan 15 keluarga, Kabupaten Kotabaru 10 keluarga, Kabupaten Tapin tujuh keluarga dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), empat keluarga.

Dia menjelaskan, KPM PKH yang sudah sejahtera mandiri tahun 2019 tersebut rata-rata sudah memiliki usaha sendiri dan mereka menyatakan keluar dari PKH.

“Dengan keluarnya ratusan KPM sebagai penerima dana bantuan PKH tersebut berarti ada perbaikan tingkat kesejahteraan masyarakat setelah selama ini mereka mendapat bantuan dana dari program nasional tersebut,” katanya.

Ketika ditanya KPM PKH di Kalsel tahun 2019, Suryadi menyebutkan, jumlah KPM penerima PKH di Kalsel tahun 2019 tercatat sebanyak 102.672 KPM tersebar pada 13 kabupaten/kota se-Kalsel dengan alokasi dana Rp360,117 miliar.

Dari jumlah KPM PKH di Kalsel tahun 2019 tercatat sebanyak 102.672 keluarga tersebut terbanyak di Kota Banjarmasin mencapai 14.614 KPM, disusul Kabupaten Banjar 13.257 keluarga, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 10.654 keluarga.

Selain itu, Kabupaten Barito Kuala (Batola) sebanyak 9.737 keluarga, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sebanyak 8.455 keluarga, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), 8.320 keluarga dan Kabupaten Tanahlaut 6.769 keluarga.

Selanjutnya, Kabupaten Tabalong 6.190 keluarga, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) sebanyak 5.923 keluarga, Kota Banjarbaru 5.579 keluarga, Kabupaten Kotabaru sebanyak 5.296 keluarga, Kabupaten Tapin 4.106 keluarga dan Kabupaten Balangan 3.777 keluarga.

Bantuan sosial non tunai bagi KPM PKH itu, katanya, diharapkan mampu meringankan beban keluarga kurang beruntung atau sangat miskin dari segi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya sehingga akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan. ani/rds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *